Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KAI Percepat Pemulihan Commuter Line Cikarang, Pembatasan Kecepatan Masih Berlaku demi Keselamatan Penumpang

Lugas Rumpakaadi • Senin, 11 Mei 2026 | 12:15 WIB
PT KAI terus memulihkan operasional Commuter Line lintas Cikarang. (JawaPos.com)
PT KAI terus memulihkan operasional Commuter Line lintas Cikarang. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus mempercepat proses pemulihan operasional perjalanan Commuter Line lintas Cikarang menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada hari kerja. Sejumlah langkah pengamanan operasional masih diterapkan guna memastikan perjalanan kereta tetap aman dan terkendali di tengah proses pengecekan jalur yang masih berlangsung.

Dalam tahap pemulihan tersebut, KAI masih memberlakukan pembatasan kecepatan perjalanan kereta di sejumlah titik lintas Bekasi hingga Cikarang. Kecepatan operasional kereta dibatasi pada kisaran 60 hingga 80 kilometer per jam sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan sekaligus mendukung proses pemulihan jalur.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap tahapan pemulihan operasional.

Baca Juga: MinyaKita Langka di Pasar Srono Banyuwangi, Pedagang Pilih Jual Minyak Non Subsidi

“Pembatasan kecepatan masih diperlukan agar proses pengecekan jalur dan pemulihan operasional dapat berjalan dengan baik serta tetap menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Kami memahami kondisi ini berdampak kepada keterlambatan perjalanan, khususnya Commuter Line lintas Cikarang, dan kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan,” ujar Anne, dikutip Antara.

KAI mencatat performa operasional Commuter Line lintas Cikarang menunjukkan tren positif dalam beberapa hari terakhir. Pada 7 Mei 2026, tingkat ketepatan waktu keberangkatan tercatat mencapai 87 persen dan kedatangan 81 persen. Rata-rata keterlambatan saat itu berada pada angka 2,2 menit untuk keberangkatan dan 3,3 menit untuk kedatangan.

Sementara pada 8 Mei 2026, capaian operasional kembali meningkat. Tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 88 persen dan kedatangan naik menjadi 85 persen. Adapun rata-rata keterlambatan turun menjadi 1,8 menit untuk keberangkatan dan 2,3 menit untuk kedatangan.

Baca Juga: Tendangan Salto Maeda Bungkam Rangers, Celtic Jaga Asa Juara Liga Skotlandia

Anne menyebut KAI terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar proses pemulihan perjalanan kereta api dapat berlangsung semakin optimal dari hari ke hari.

“Secara paralel KAI terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar perjalanan kereta api semakin pulih dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan,” tambahnya.

Selain berfokus pada pemulihan operasional, KAI juga melanjutkan pendampingan terhadap pelanggan dan keluarga yang terdampak insiden di Stasiun Bekasi Timur. Hingga Minggu (10/5) pukul 08.00 WIB, sebanyak 97 pelanggan telah diperbolehkan pulang dan melanjutkan pemulihan bersama keluarga masing-masing.

Di sisi lain, masih terdapat 11 pelanggan yang menjalani perawatan lanjutan di sejumlah rumah sakit. Kondisi para pelanggan tersebut terus dipantau secara berkala oleh pihak KAI bersama tim medis dan keluarga.

“Kami terus menjaga komunikasi dengan rumah sakit, keluarga, dan pihak terkait agar setiap proses pendampingan berjalan lancar. Pelanggan yang masih dirawat terus kami pantau, sementara pelanggan yang telah kembali ke rumah juga tetap mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan,” jelas Anne.

KAI juga membuka layanan klaim atau reimbursement bagi pelanggan yang menjalani pengobatan secara mandiri. Pengajuan klaim dapat dilakukan dengan melengkapi sejumlah dokumen, mulai dari bukti perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, hingga salinan rekening.

Setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi dengan estimasi penyelesaian paling lambat 21 hari kerja.

Baca Juga: Siswa SMAN 1 Glagah Banyuwangi Lolos ITB Jalur SNBP, Maharasta Bersinar lewat Prestasi Desain Digital

Tidak hanya itu, layanan dukungan psikologis melalui trauma healing juga masih tersedia bagi pelanggan maupun keluarga yang membutuhkan. Layanan tersebut dapat diakses melalui Posko Informasi Stasiun Bekasi Timur maupun call center 0812-9660-5747.

Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari layanan telemedicine hingga konsultasi tatap muka, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelanggan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#bekasi timur #Commuter Line Cikarang #Pemulihan Operasional Kereta #transportasi publik #KAI