RADARBANYUWANGI.ID – Seorang remaja bernama Muhammad Refan Alibi dilaporkan hilang setelah diduga meninggalkan lingkungan pondok pesantren di wilayah Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi. Hingga kini, keberadaan santri berusia 14 tahun tersebut masih belum diketahui dan tengah dalam pencarian pihak keluarga bersama masyarakat.
Informasi hilangnya Refan menjadi perhatian warga setelah keluarga menyampaikan laporan pencarian melalui media sosial. Remaja tersebut diketahui merupakan santri di kawasan Pondok Pesantren Amanatullah, Jajag.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Refan terakhir kali terlihat pada Kamis malam, 30 April 2026 sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, ia diduga keluar dari area pondok melalui jalan samping yang mengarah ke area persawahan.
Teman-temannya menyebut Refan sempat menitipkan sebuah surat sebelum pergi meninggalkan lingkungan pondok. Namun hingga beberapa hari berlalu, keberadaannya belum diketahui.
Keluarga kini berharap masyarakat ikut membantu proses pencarian dengan menyebarluaskan informasi tersebut agar Refan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Kronologi Santri Hilang di Gambiran Banyuwangi
Menurut keterangan yang beredar, hilangnya Refan pertama kali diketahui setelah pihak pondok dan teman-temannya menyadari ia tidak kembali ke lingkungan asrama.
Beberapa teman Refan mengaku sempat melihat dirinya berjalan menuju jalur samping pondok yang terhubung dengan area persawahan di sekitar Kecamatan Gambiran.
Sebelum pergi, Refan disebut menitipkan surat kepada salah satu rekannya. Isi surat tersebut belum dipublikasikan keluarga.
Pencarian secara mandiri telah dilakukan pihak keluarga dan sejumlah warga sekitar. Namun sampai saat ini belum ditemukan titik terang terkait keberadaan remaja tersebut.
Ciri-Ciri Muhammad Refan Alibi
Agar memudahkan pencarian, keluarga turut menyampaikan ciri-ciri fisik Refan, yakni:
-
Tinggi badan sekitar 174 sentimeter
-
Berkulit hitam
-
Rambut hitam lurus
-
Usia 14 tahun
-
Terakhir terlihat membawa ransel warna kuning tua
Keluarga berharap siapa saja yang melihat atau mengetahui keberadaan Refan segera memberikan informasi melalui media sosial milik PC Fatayat NU Banyuwangi.
Keluarga Berharap Bantuan Masyarakat
Kasus hilangnya santri di Banyuwangi tersebut kini menjadi perhatian masyarakat setempat. Warga diimbau membantu pencarian dengan memperhatikan informasi ciri-ciri korban serta menyebarkan kabar kehilangan tersebut.
Pihak keluarga berharap Refan segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.
Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Refan diminta segera menghubungi akun media sosial resmi PC Fatayat NU Banyuwangi atau pihak keluarga. (*)
Editor : Ali Sodiqin