RADARBANYUWANGI.ID – Warga Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang lanjut usia (lansia) dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Kamis pagi (7/5). Korban diketahui bernama Sutrisno, 72 tahun, yang selama ini tinggal seorang diri.
Korban ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya dalam posisi duduk bersandar di dinding dekat kloset. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membiru dan dipenuhi belatung, diduga telah meninggal sejak beberapa hari sebelumnya.
Penemuan jenazah tersebut bermula dari kecurigaan salah satu warga bernama Karnoto, 66 tahun, yang sehari-hari membantu membersihkan halaman rumah korban.
Kanitreskrim Polsek Genteng, Sujarwadi, menjelaskan saksi mulai curiga setelah mencium bau busuk menyengat dari sekitar rumah korban.
“Saksi mengaku mencium aroma tidak sedap di sekitar rumah korban,” ujarnya.
Menurut Ipda Sujarwadi, saksi juga merasa ada yang tidak biasa karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat keluar rumah seperti biasanya.
Merasa khawatir, saksi kemudian masuk ke rumah untuk mencari sumber bau menyengat tersebut. Awalnya, saksi memeriksa ruang tamu dan kamar tidur korban, namun tidak menemukan apa pun.
Kecurigaan mengarah ke area belakang rumah setelah aroma busuk semakin kuat terasa di sekitar dapur.
“Di area dapur bau busuk terasa semakin kuat. Saat memeriksa kamar mandi, saksi mendapati korban sudah tidak bernyawa dalam posisi duduk bersandar ke tembok,” jelasnya.
Temuan itu langsung dilaporkan kepada warga dan pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Genteng bersama tim medis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Genteng guna pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga korban telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan.
“Setelah menerima laporan, petugas segera mengevakuasi jenazah ke RSUD Genteng. Dari hasil pemeriksaan diduga korban sudah meninggal empat hari lalu,” kata Ipda Sujarwadi.
Polisi memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun luka mencurigakan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal akibat sakit yang telah lama dideritanya.
Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak meminta dilakukan autopsi lebih lanjut.
“Korban diketahui mengalami sakit yang sudah beberapa tahun diderita. Siang ini korban langsung dimakamkan,” pungkasnya.
Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian warga sekitar. Banyak tetangga mengaku tidak mengetahui kondisi korban karena selama ini Sutrisno dikenal hidup tertutup dan tinggal sendirian di rumahnya.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial terhadap warga lanjut usia yang hidup sendiri agar kondisi darurat dapat lebih cepat diketahui. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin