RADARBANYUWANGI.ID – Misteri hilangnya seorang pria lanjut usia (lansia) di Kelurahan Kebalenan akhirnya terjawab tragis. Setelah dilaporkan menghilang sejak Sabtu malam (2/5), korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di aliran sungai belakang kantor kelurahan setempat, Rabu (6/5) sore.
Penemuan jasad sekitar pukul 17.30 itu langsung menggegerkan warga. Tubuh korban terlihat tersangkut di pinggir aliran sungai, memicu kerumunan warga yang berdatangan untuk menyaksikan proses evakuasi.
Ainanik, salah satu warga yang berada di lokasi, membenarkan bahwa korban merupakan warga setempat. Menurutnya, korban sudah berusia lanjut dan diduga mengalami penurunan daya ingat.
“Memang warga sini. Sudah tua dan mungkin agak pikun,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Hilang Saat Hujan Deras
Berdasarkan informasi warga, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu malam (2/5). Saat itu, kondisi cuaca di wilayah Banyuwangi tengah diguyur hujan deras.
Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian intensif sejak laporan kehilangan muncul. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga beberapa hari kemudian.
“Waktu malam itu hujan deras. Sudah dicari, tapi tidak ketemu. Baru sekarang ditemukan,” tambah Ainanik.
Ditemukan Tersangkut di Pinggir Sungai
Jasad korban pertama kali diketahui warga yang melintas di sekitar sungai. Kondisinya sudah tidak bernyawa dan tersangkut di tepi aliran air.
Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak berwenang. Tak lama berselang, petugas datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Proses evakuasi berlangsung di tengah kerumunan warga yang penasaran. Aparat terlihat berupaya mengamankan lokasi sekaligus mengevakuasi jasad korban dengan hati-hati.
Dugaan Terpeleset Saat Kondisi Lingkungan Licin
Meski belum ada keterangan resmi terkait penyebab kematian, warga menduga korban terpeleset saat kondisi lingkungan licin akibat hujan deras.
Faktor usia lanjut dan kemungkinan kondisi pikun disebut turut memengaruhi risiko korban mengalami kecelakaan.
Imbauan Waspada bagi Keluarga Lansia
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota lansia, untuk meningkatkan pengawasan, terutama saat kondisi cuaca ekstrem.
Lingkungan sekitar sungai yang licin dan arus air yang tidak stabil saat hujan deras berpotensi membahayakan, terlebih bagi lansia.
Hingga berita ini ditulis, jasad korban telah dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga pun telah mengetahui penemuan tersebut dan tengah mengurus proses pemakaman.
Tragedi ini menyisakan duka sekaligus peringatan bahwa keselamatan lansia membutuhkan perhatian ekstra, terutama saat kondisi lingkungan tidak bersahabat. (sgt)
Editor : Ali Sodiqin