Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Geger Penemuan Granat di Glenmore Banyuwangi, Tim Gegana Brimob Jinakkan Benda Berbahaya Tanpa Korban

Ramada Kusuma Atmaja • Rabu, 6 Mei 2026 | 07:45 WIB
Granat ditemukan di perkebunan Glenmore Banyuwangi. Tim Gegana Brimob berhasil menjinakkan tanpa korban, warga diimbau waspada benda mencurigakan. (foto: Polsek Glenmore)
Granat ditemukan di perkebunan Glenmore Banyuwangi. Tim Gegana Brimob berhasil menjinakkan tanpa korban, warga diimbau waspada benda mencurigakan. (foto: Polsek Glenmore)

Ketenangan warga Banyuwangi sempat terusik setelah sebuah granat tangan ditemukan di area perkebunan karet di Kecamatan Glenmore, Selasa (5/5/2026). Beruntung, respons cepat aparat kepolisian dan tim Gegana Brimob Polda Jatim berhasil menjinakkan bahan peledak tersebut tanpa menimbulkan korban jiwa.

RADARBANYUWANGI.ID – Kesiapsiagaan aparat kepolisian kembali diuji. Sebuah granat tangan aktif ditemukan di kawasan perkebunan karet Afdeling Besaran, Kebun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Selasa pagi (5/5).

Temuan benda berbahaya itu pertama kali diketahui oleh seorang pekerja kebun, Aladin, 45, sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, ia tengah melakukan aktivitas pemupukan bersama rekan-rekannya. Tanpa sengaja, ia melihat benda mencurigakan menyerupai granat tergeletak di permukaan tanah.

Menyadari potensi ancaman serius, Aladin segera melaporkan temuannya kepada pihak administrasi perkebunan. Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Glenmore sekitar pukul 09.55 WIB.

Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan langsung memimpin anggotanya menuju lokasi untuk melakukan langkah awal pengamanan. Area sekitar segera disterilisasi dan dipasangi garis polisi guna mencegah warga mendekat.

“Langkah cepat kami lakukan untuk memastikan lokasi aman dan menghindari risiko bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Setelah itu, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Satuan Brimob Polda Jawa Timur. Tim Komposit Gegana Unit Jibom dari Kompi Bondowoso yang dipimpin Aipda Halili tiba di lokasi sekitar pukul 14.40 WIB.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, granat tersebut diduga jenis granat tangan 5 Off buatan Pindad. Meski dalam kondisi gagal ledak, tim memastikan benda tersebut tetap berbahaya dan berpotensi meledak jika tidak ditangani sesuai prosedur.

Tim Gegana kemudian melakukan proses disposal atau pemusnahan di lokasi yang telah dipastikan aman. Seluruh rangkaian proses berjalan lancar tanpa hambatan.

“Penanganan dilakukan sesuai standar operasional. Alhamdulillah tidak ada korban maupun dampak negatif terhadap lingkungan,” kata salah satu petugas di lapangan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa benda berbahaya masih berpotensi ditemukan di ruang publik, terutama di kawasan yang jarang terjangkau aktivitas masyarakat.

Polresta Banyuwangi mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Jika menemukan benda mencurigakan, masyarakat diminta tidak menyentuh atau memindahkan, melainkan segera melaporkannya kepada aparat keamanan terdekat.

Keberhasilan penanganan ini sekaligus menegaskan kesiapan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Respons cepat dan koordinasi lintas satuan menjadi kunci utama dalam mencegah potensi ancaman yang lebih besar. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#keamanan Banyuwangi #granat Banyuwangi #penemuan granat Glenmore #Gegana Brimob #polresta banyuwangi