RADARBANYUWANGI.ID – Warga Kecamatan Jatiroto digegerkan dengan penemuan seorang perempuan penjual sayur yang tewas di pinggir jalan, Senin (4/5) pagi. Korban diduga kuat menjadi korban pembegalan setelah sepeda motor miliknya hilang dari lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Anisa (46), warga Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto. Ia ditemukan tergeletak di Jalan Raya Desa Kaliboto Kidul dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 05.19 WIB.
Kasi Humas Polres Lumajang, Suprapto, membenarkan peristiwa tersebut. Polisi menerima laporan dari warga yang menemukan korban di lokasi kejadian.
“Diduga sudah dalam keadaan meninggal dunia saat ditemukan,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga menjadi target aksi kriminal jalanan. Indikasi kuat mengarah pada pembegalan karena kendaraan milik korban tidak ditemukan.
“Motor korban tidak ada di lokasi, diduga dibawa pelaku,” kata Suprapto.
Selain itu, korban juga mengalami luka serius di bagian kepala yang diduga akibat kekerasan benda tumpul. Luka tersebut memperkuat dugaan bahwa korban sempat mengalami serangan sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Ditemukan luka di bagian kepala,” tambahnya.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Haryoto Lumajang untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif. Sejumlah saksi tengah dimintai keterangan, dan petugas juga menyisir lokasi sekitar untuk mengumpulkan barang bukti tambahan.
Polisi juga telah membentuk tim untuk memburu pelaku yang diduga melarikan diri usai membawa sepeda motor korban.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan,” tegas Suprapto.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kriminal jalanan di wilayah Lumajang yang meresahkan masyarakat, khususnya bagi warga yang beraktivitas pada dini hari.
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur sepi. Di sisi lain, aparat berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku secepatnya. (*)
Editor : Ali Sodiqin