RADARBANYUWANGI.ID - Operasional KRL Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung terganggu pada Senin sore (4/5/2026) setelah terjadi percikan api pada tiang Listrik Aliran Atas (LAA). Insiden tersebut memaksa petugas melakukan pemadaman aliran listrik demi keselamatan perjalanan kereta.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa langkah penghentian sementara aliran listrik merupakan prosedur keselamatan.
“Untuk keselamatan dan perjalanan Commuter Line dan jaringan LAA, untuk sementara aliran LAA dimatikan,” ujar Leza dalam keterangan tertulis, dikutip Antara.
Baca Juga: Barang Tertinggal dan Pemulihan Korban Ditangani Serius, KAI Perpanjang Posko hingga 11 Mei
Dampak dari kejadian ini langsung terasa di sejumlah stasiun. Penumpukan penumpang terjadi, terutama di Stasiun Tanah Abang pada jam sibuk sore hari. Banyak pengguna jasa harus menunggu lebih lama akibat keterbatasan perjalanan kereta.
KAI Commuter menyebutkan bahwa sejak pukul 16.30 WIB, lintas Pondokranji–Sudimara tidak dapat dilalui. Petugas di lapangan masih melakukan penanganan intensif di tengah kondisi hujan yang mengguyur lokasi kejadian.
Untuk mengurangi dampak keterlambatan, rekayasa perjalanan diberlakukan. Perjalanan dari arah Rangkasbitung dan Parung Panjang hanya dilayani hingga Stasiun Serpong. Sementara itu, kereta dari arah Tanah Abang hanya beroperasi sampai Stasiun Kebayoran.
“Untuk sementara perjalanan Commuter Line dari arah Rangkasbitung atau Parung Panjang hanya sampai Stasiun Serpong. Sedangkan dari Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran,” jelas Leza.
Editor : Lugas Rumpakaadi