Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Modus Servis Motor, Perempuan di Cipondoh Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

Ali Sodiqin • Senin, 4 Mei 2026 | 14:02 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual. Dok. Antara
Ilustrasi pelecehan seksual. Dok. Antara

RADARBANYUWANGI.ID – Nasib tragis menimpa seorang perempuan berinisial D di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Ia diduga menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual setelah dijebak oleh seorang pria yang dikenalnya dengan modus memperbaiki sepeda motor.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (21/4) dan kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Kasus tersebut tengah dalam penanganan aparat untuk mengungkap pelaku yang hingga kini masih buron.

Kronologi: Dari Tongkrongan hingga Dugaan Kekerasan

Kasus ini mencuat setelah akun Instagram @tangkot24jam mengunggah kronologi kejadian lengkap dengan bukti foto, video, serta tangkapan layar yang diduga terkait pelaku.

Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian bermula saat korban berkumpul bersama delapan pria di sebuah lokasi tongkrongan di Cipondoh.

Dalam situasi tersebut, seorang pria bernama Ivan—yang diduga sebagai pelaku—mengajak korban berpindah lokasi. Ia berdalih ingin memperbaiki sepeda motor yang akan digunakan untuk balapan.

Tanpa menaruh curiga, korban mengikuti ajakan tersebut.

Dipaksa Minum Alkohol hingga Hilang Kesadaran

Setibanya di lokasi lain, suasana mulai berubah. Korban diajak membeli minuman beralkohol. Tidak lama kemudian, sebagian rombongan pria meninggalkan tempat, menyisakan korban bersama Ivan dan beberapa orang lainnya.

Dalam kondisi tersebut, korban diduga dipaksa mengonsumsi minuman beralkohol hingga kehilangan kesadaran.

Korban baru menyadari kejanggalan saat terbangun keesokan harinya sekitar pukul 07.00 WIB.

Ia mendapati dirinya sudah tidak mengenakan pakaian. Dalam kondisi lemas dan masih terpengaruh alkohol, korban diduga kembali mengalami tindakan kekerasan seksual karena tidak mampu melawan.

Diancam Senjata Tajam Saat Minta Pertanggungjawaban

Trauma korban berlanjut setelah kejadian tersebut. Saat mencoba meminta pertanggungjawaban kepada terduga pelaku, korban justru mendapat ancaman.

Ivan disebut membawa senjata tajam dan melakukan intimidasi terhadap korban. Aksi tersebut bahkan sempat disaksikan oleh orang lain di lokasi.

Setelah itu, pelaku melarikan diri dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Dilaporkan ke Polisi, Pelaku Masih Diburu

Keberanian korban untuk berbicara muncul setelah ia menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Pihak keluarga kemudian melaporkan kasus ini ke kepolisian dan melakukan visum sebagai bagian dari proses hukum.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi.

Aparat kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan dan memburu terduga pelaku yang masuk dalam daftar pencarian.

Imbauan: Waspada Modus Kejahatan Berkedok Pertemanan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindak kriminal dapat terjadi dengan berbagai modus, termasuk melalui pendekatan pertemanan.

Masyarakat diimbau untuk:

Kasus dugaan kekerasan seksual di Cipondoh ini menambah daftar panjang kejahatan dengan modus tipu daya. Pelaku kini masih buron, sementara korban tengah menjalani proses pemulihan dan hukum.

Penegakan hukum yang tegas diharapkan mampu memberikan keadilan bagi korban sekaligus efek jera bagi pelaku kejahatan serupa. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pelecehan Cipondoh #kekerasan seksual Tangerang #modus servis motor #pelaku buron #kasus kriminal Tangerang