RADARBANYUWANGI.ID - Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara kereta Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur kembali bertambah. Hingga Rabu (30/4/2026), total korban tewas mencapai 16 orang.
Penambahan korban tersebut berasal dari seorang perempuan berinisial MC (25), yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan informasi tersebut.
"Informasi kami terima hari ini pukul 11.00 siang ini di RSUD Kota Bekasi, seorang perempuan inisial MC (Mia Citra), usia 25 tahun, meninggal dunia," ujarnya, dikutip Antara.
Menurut Budi, korban mengembuskan napas terakhir setelah mendapatkan penanganan medis intensif. Dengan demikian, total korban dalam insiden tersebut kini mencapai 106 orang.
Dari jumlah itu, sebanyak 90 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 44 korban di antaranya telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan. Sementara itu, 46 korban lainnya masih dalam observasi di sejumlah fasilitas kesehatan.
"Korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban," tambah Budi.
Sebelumnya, tim Disaster Victim Identification (DVI) di RS Polri Kramat Jati telah berhasil mengidentifikasi 10 kantong jenazah korban kecelakaan tersebut. Identitas para korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Berikut daftar korban yang telah teridentifikasi:
- Tutik Anitasari (31), Cikarang Barat, Bekasi
- Harum Anjasari (27), Cipayung, Jakarta Timur
- Nur Alimantun Citra Lestari (19), Pasar Jambi
- Farida Utami (50), Cibitung, Bekasi
- Vica Acnia Pratiwi (23), Cikarang Barat
- Ida Nuraida (48), Cibitung, Bekasi
- Gita Septia Wardany (20), Cibitung, Bekasi
- Fatmawati Rahmayani (29), Bekasi Selatan
- Arinjani Novita Sari (25), Tambun Selatan
- Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), Tambun Selatan