Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kecelakaan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Picu Keterlambatan KA hingga 4 Jam, Penumpang Tujuan Banyuwangi dan Purwokerto Keluhkan Ketidakpastian Jadwal Keberangkatan

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 29 April 2026 | 10:18 WIB
Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur picu keterlambatan perjalanan hingga 4 jam. (JawaPos.com)
Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur picu keterlambatan perjalanan hingga 4 jam. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID - Dampak kecelakaan antara kereta rangkaian listrik (KRL) CommuterLine dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, masih terasa hingga Selasa (28/4/2026). Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan signifikan, bahkan mencapai empat jam dari jadwal semula.

Gangguan operasional tersebut memicu ketidakpastian bagi para penumpang, khususnya yang berangkat dari Stasiun Bekasi dan sekitarnya. Salah satunya dialami Rosmawati, 42, yang hendak menuju Banyuwangi bersama keluarga.

“Iya dari tadi sama suami dan anak nunggu saja dulu jadwal keberangkatan kereta datang, karena kan semalam ada kecelakaan di Bekasi Timur,” ujar Rosmawati saat ditemui di Stasiun Bekasi, Selasa (28/4/2026), dikutip Antara.

Dalam tiketnya, Rosmawati dijadwalkan berangkat pukul 12.30 WIB. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan adanya keterlambatan yang cukup panjang. Ia bahkan mendapat informasi bahwa kereta lain yang seharusnya berangkat pukul 08.30 WIB baru berjalan pukul 13.00 WIB.

“Saya mau ke Banyuwangi. Di tiket jadwal 12.30, tapi tadi dengar dari petugas, kereta lain yang harusnya berangkat dari Bekasi jam 08.30 baru jalan jam 13.00,” jelasnya.

Ia memperkirakan keberangkatannya bisa mundur hingga sore hari, bahkan mendekati waktu Magrib. “Kemungkinan saya juga ikut terlambat, empat jam,” imbuhnya.

Hingga siang hari, Rosmawati mengaku belum mendapatkan informasi resmi terkait jadwal terbaru. Ia pun berinisiatif mencari informasi secara mandiri di lokasi.

“Kita harus paham, namanya ada kecelakaan semalam di Bekasi Timur, jadi jadwalnya lambat semua, terlambat semua,” ucapnya.

Keluhan serupa disampaikan Sri Sulastuti, 50, warga Bekasi, yang hendak menuju Purwokerto. Ia seharusnya berangkat pukul 13.38 WIB, namun hingga pukul 13.30 WIB belum ada kepastian.

“Harusnya jam 13.38 ke Purwokerto, tapi sampai 13.30 ini masih belum jelas. Karena ada kecelakaan, jalurnya jadi agak terganggu,” kata Sri.

Meski demikian, Sri mengaku memahami kondisi tersebut sebagai musibah yang tidak dapat diprediksi. “Menurut saya ini musibah, tidak bisa diprediksi. Jadi kita harus paham,” ujarnya.

Keterlambatan perjalanan diduga akibat terganggunya jalur rel pascakecelakaan. Sejumlah perjalanan kereta harus diatur ulang atau menunggu jalur kembali normal.

Sementara itu, Polda Metro Jaya mencatat korban dalam insiden tersebut mencapai 15 orang meninggal dunia dan 76 orang luka-luka. Korban meninggal tersebar di beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi dan Jakarta.

“10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD Bekasi, satu jenazah di RSU Bella, satu jenazah di RS Mitra Keluarga,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kapan normalisasi penuh jadwal perjalanan kereta api di lintasan Bekasi Timur dapat dilakukan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#kecelakaan kereta Bekasi Timur #korban kecelakaan kereta 2026 #argo bromo anggrek tabrakan #keterlambatan KRL dan KA jarak jauh #jadwal kereta terganggu