Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Baznas Turunkan Tim Medis dan Ambulans Tangani Korban Kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur, 14 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 28 April 2026 | 15:05 WIB
Insiden kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur memicu evakuasi besar-besaran. (X/@bisot)
Insiden kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur memicu evakuasi besar-besaran. (X/@bisot)

RADARBANYUWANGI.ID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bergerak cepat merespons kecelakaan antara kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Melalui tim Rumah Sehat Baznas, lembaga tersebut langsung menurunkan personel medis dan armada ambulans ke lokasi kejadian.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menyatakan, langkah ini merupakan bagian dari respons darurat untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban.

“Kami menurunkan tim Rumah Sehat Baznas lengkap dengan ambulans untuk membantu evakuasi korban dan memastikan mereka segera mendapatkan penanganan medis,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (28/4/2026), dikutip Antara.

Sodik menjelaskan, pada fase awal, Baznas mengirimkan satu dokter serta dua unit ambulans. Tim tersebut terlibat langsung dalam proses evakuasi korban dari rangkaian kereta yang mengalami kecelakaan.

Selain itu, tim juga memberikan pertolongan pertama di lokasi sebelum korban dirujuk ke sejumlah rumah sakit terdekat. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat penanganan korban yang mengalami luka-luka.

“Kami juga memberikan layanan kesehatan darurat di lokasi untuk memastikan korban segera tertangani sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Sodik turut menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menegaskan komitmen Baznas untuk terus hadir membantu masyarakat dalam situasi bencana maupun kedaruratan.

“Semoga para korban yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ucapnya.

Sebelumnya, kecelakaan melibatkan KA jarak jauh Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga Selasa (28/4) pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 14 orang. Sementara itu, sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

Insiden ini menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk lembaga kemanusiaan yang bergerak cepat memberikan bantuan di lapangan. Hingga kini, proses penanganan korban dan investigasi penyebab kecelakaan masih terus berlangsung.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#kecelakaan kereta Bekasi Timur #Argo Bromo Anggrek vs KRL #Baznas evakuasi korban #korban meninggal 14 orang #respons darurat Baznas