Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KNKT Turunkan Tim Investigasi, Tabrakan KRL dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Diselidiki Mendalam

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 28 April 2026 | 13:12 WIB
Insiden kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur memicu evakuasi besar-besaran. (X/@bisot)
Insiden kecelakaan KRL Commuter Line dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur memicu evakuasi besar-besaran. (X/@bisot)

RADARBANYUWANGI.ID - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bergerak cepat menyikapi insiden tabrakan kereta api yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/4/2026).

Tim investigasi langsung diterjunkan ke lokasi guna mengumpulkan fakta dan data lapangan. Ketua Tim Humas KNKT, Anggo Anurogo, memastikan proses investigasi telah berjalan sejak beberapa jam setelah kejadian.

“Tim investigasi KNKT sudah berada di lokasi kejadian dari tadi malam untuk mengumpulkan fakta dan informasi di lapangan,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (28/4/2026), dikutip Antara.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan melalui Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa proses evakuasi korban menjadi prioritas utama.

“Kemenhub memastikan evakuasi dilakukan secara cepat dengan mengutamakan keselamatan korban terdampak,” kata Dudy dalam pernyataannya, Selasa dini hari.

Ia juga turun langsung meninjau lokasi kejadian guna memastikan proses penanganan berjalan optimal. Selain itu, pendataan korban masih terus dilakukan seiring perkembangan di lapangan.

Insiden terjadi sekitar pukul 20.55 WIB. KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 dengan rute Gambir–Surabaya Pasar Turi bertabrakan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST).

Tim SAR melaporkan, hingga Selasa pukul 05.11 WIB, masih terdapat tiga dari tujuh penumpang yang terjepit di dalam gerbong KRL nomor 8, yang merupakan gerbong khusus wanita.

Kemenhub menyatakan keprihatinan atas kejadian tersebut dan memastikan koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk operator kereta dan tim penyelamat.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat evakuasi sekaligus mendukung proses investigasi KNKT dalam mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KNKT investigasi #KRL Bekasi Timur #evakuasi Kemenhub #kecelakaan kereta #argo bromo anggrek