RADARBANYUWANGI.ID - Proses evakuasi korban tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung hingga Selasa (28/4/2026) dini hari. Tim Basarnas melaporkan, sedikitnya lima penumpang masih terhimpit di dalam rangkaian gerbong KRL.
Insiden tersebut terjadi pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 20.55 WIB. Tabrakan melibatkan KA jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang tengah berada di area stasiun.
Dilaporkan Antara, hingga pukul 01.45 WIB, proses penyelamatan terus diupayakan secara intensif. Petugas gabungan bekerja menggunakan peralatan khusus untuk mengevakuasi korban yang terjebak di antara badan gerbong yang ringsek.
Benturan keras menyebabkan kereta mengalami kerusakan parah. Beberapa bagian badan kereta tampak ringsek, sehingga menyulitkan akses tim penyelamat. Selain itu, evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk menghindari risiko tambahan bagi korban.
Sejumlah korban lain telah berhasil dievakuasi lebih awal dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Aparat juga mengamankan area sekitar lokasi untuk memperlancar proses penyelamatan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Fokus utama petugas saat ini adalah mengevakuasi seluruh korban dan memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal di dalam rangkaian.
Editor : Lugas Rumpakaadi