RADARBANYUWANGI.ID - Insiden memilukan terjadi di kawasan Bekasi Timur pada Senin malam (28/4/2026). Kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan menabrak rangkaian KRL Commuter Line yang tengah berhenti di jalur yang sama.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.50 WIB. Saat kejadian, KRL berada di Jalur 1 arah Cikarang dalam kondisi berhenti menunggu pemberangkatan. Namun, secara tiba-tiba, KA Argo Bromo Anggrek melaju dari arah barat dan menghantam bagian belakang rangkaian KRL.
Benturan keras tak terhindarkan. Kereta paling belakang KRL mengalami kerusakan parah. Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka serius, bahkan ada yang tidak sadarkan diri akibat kerasnya hantaman.
Kepanikan langsung melanda penumpang. Heri, salah satu korban selamat, menggambarkan situasi yang berlangsung begitu cepat dan mencekam.
“Commuter Line hancur di bagian belakang. Kami semua langsung dievakuasi oleh petugas,” ujar Heri dengan suara gemetar di lokasi kejadian, dikutip Antara.
Menurutnya, sebagian penumpang berteriak histeris, sementara lainnya berusaha keluar dari gerbong yang rusak.
Petugas gabungan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kota segera turun ke lokasi. Hingga sekitar pukul 21.50 WIB, proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan warga sekitar.
Kepala Bagian Pembinaan Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menyampaikan bahwa prioritas utama adalah penyelamatan korban dan kelancaran akses medis.
“Rekayasa lalu lintas tidak ada, hanya kita memprioritaskan lintasan ambulans yang membawa korban kecelakaan untuk bisa dilancarkan menuju rumah sakit rujukan terdekat,” tegasnya.
Kemacetan sempat terjadi di sekitar lokasi akibat banyaknya warga yang berkumpul serta aktivitas evakuasi.
Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta api di jalur tersebut lumpuh total untuk sementara waktu. Aktivitas perlintasan dihentikan guna mendukung proses evakuasi dan penanganan di lokasi.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab masuknya KA jarak jauh ke jalur yang sama dengan KRL. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan kesalahan sistem atau faktor operasional, namun belum ada kesimpulan resmi.
Editor : Lugas Rumpakaadi