RADARBANYUWANGI.ID - Operasional perjalanan kereta api dari wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengalami gangguan pada Selasa (28/4/2026). Kondisi ini merupakan imbas dari insiden operasional, tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta.
Demi menjamin keselamatan penumpang sekaligus memperlancar proses evakuasi dan penanganan di lokasi kejadian, manajemen KAI mengambil langkah darurat dengan membatalkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan empati mendalam kepada para korban dan keluarga yang terdampak insiden tersebut.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan kereta api pada 28 April 2026. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan,” tegas Mahendro dalam keterangan resminya.
Setidaknya terdapat tiga rangkaian kereta api unggulan dari wilayah Daop 8 yang batal diberangkatkan, yakni:
- KA 163 Gumarang (Surabaya Pasarturi – Pasarsenen)
- KA 94–91 Jayabaya (Malang – Pasarsenen)
- KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasarturi – Gambir)
Pembatalan ini berdampak pada ratusan calon penumpang yang sebelumnya telah mengantongi tiket perjalanan. Meski demikian, KAI memastikan hak pelanggan tetap terpenuhi melalui skema kompensasi penuh.
Mahendro menegaskan, seluruh biaya tiket akan dikembalikan 100 persen di luar biaya pemesanan.
“KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dengan memastikan keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi,” imbuhnya.
Bagi penumpang yang terdampak, proses pengembalian dana dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi Access by KAI maupun secara langsung di loket stasiun. Selain refund, pelanggan juga diberikan opsi untuk melakukan penjadwalan ulang perjalanan sesuai ketersediaan kursi pada hari berikutnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi