Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tertangkap Basah Mencuri Jeruk, Pria di Banyuwangi Diarak Warga Sebelum Diamankan Polisi

Zamrozi Wahyu • Selasa, 28 April 2026 | 05:23 WIB
TERTANGKAP: Anggota Polsek Purwoharjo mengamankan pencuri jeruk di Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Senin (27/4). (Agus Sugiharto for Radar Banyuwangi)
TERTANGKAP: Anggota Polsek Purwoharjo mengamankan pencuri jeruk di Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Senin (27/4). (Agus Sugiharto for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Aksi pencurian buah jeruk di Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Jawa Timur, berakhir dramatis. Seorang pria tertangkap basah saat beraksi dini hari dan langsung diarak warga menuju kantor desa sebelum akhirnya diamankan polisi.

Pelaku diketahui bernama Supriyadi (40), warga Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Ia kepergok warga saat mencuri jeruk di area persawahan Dusun Bulurejo sekitar pukul 03.00, Minggu (27/4).

Aksi Terendus dari Gerak Mencurigakan

Kapolsek Purwoharjo, Iptu Agus Sugiharto, menjelaskan bahwa aksi pelaku terungkap setelah petugas jagatirta setempat, Ahmad Jumaidi, melihat aktivitas mencurigakan di area persawahan saat dini hari.

Kecurigaan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Dusun Bulurejo, Tasripan. Bersama sejumlah warga, mereka langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

“Warga langsung melakukan pengecekan setelah mendapat laporan adanya orang mencurigakan,” ujarnya.

Motor dan Keranjang Jeruk Jadi Barang Bukti

Saat tiba di lokasi, warga menemukan sebuah sepeda motor Honda Grand bernomor polisi P 5597 WQ. Di bagian belakang motor terdapat keranjang atau tobos yang berisi penuh buah jeruk.

Selain itu, ditemukan pula wadah lain yang juga berisi hasil curian. Temuan tersebut semakin menguatkan dugaan adanya aksi pencurian.

“Barang bukti sudah jelas, ada keranjang penuh jeruk yang diduga hasil curian,” kata Agus.

Warga Lakukan Pengepungan, Pelaku Tak Berkutik

Mengetahui pelaku masih berada di sekitar lokasi, warga langsung melakukan pengepungan di area persawahan. Upaya tersebut berhasil, Supriyadi akhirnya tertangkap tanpa perlawanan.

Di hadapan warga, pelaku mengakui telah mencuri jeruk milik seorang petani bernama Junaidi.

Diarak ke Kantor Desa, Nyaris Jadi Amukan Massa

Setelah diamankan, pelaku sempat diarak warga menuju Kantor Desa Bulurejo. Aksi tersebut menjadi perhatian warga sekitar yang geram dengan maraknya pencurian hasil pertanian.

Beruntung, situasi tetap terkendali dan tidak terjadi aksi kekerasan. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera mengamankan pelaku untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kalau tidak cepat diamankan, pelaku bisa saja menjadi sasaran amukan warga,” tegas Agus.

Kerugian Capai Rp 2,5 Juta

Akibat aksi pencurian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,5 juta. Meski pelaku berhasil ditangkap, kejadian ini menjadi peringatan bagi petani untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim panen.

Polisi Lakukan Pemeriksaan Lanjutan

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Purwoharjo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya aksi serupa yang pernah dilakukan pelaku sebelumnya.

Warga Diminta Tetap Tenang dan Serahkan ke Aparat

Pihak kepolisian mengapresiasi peran aktif warga dalam menggagalkan aksi pencurian. Namun, masyarakat diimbau tetap mengedepankan hukum dan tidak main hakim sendiri.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya sinergi antara warga dan aparat dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama di kawasan pertanian yang rawan pencurian saat musim panen. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Polsek Purwoharjo #pencuri jeruk Banyuwangi #Purwoharjo Bulurejo #pencurian buah jeruk #diamankan warga