RADARBANYUWANGI.ID – Arus lalu lintas di jalur Pantura kawasan Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo, mendadak lumpuh total, Jumat malam (24/4). Sebuah pohon berukuran besar tiba-tiba tumbang dan menimpa truk Fuso yang tengah melintas sekitar pukul 18.00.
Insiden tersebut tak hanya merusak kendaraan, tetapi juga memicu kemacetan panjang di salah satu jalur utama penghubung antarwilayah di Jawa Timur.
Truk Fuso bernopol L 8302 UUD yang dikemudikan Karmus Biyanto, 49, warga Medaeng, Waru, Sidoarjo, mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian samping bak berbahan pelat besi yang langsung penyok akibat tertimpa batang pohon.
“Saya melaju dari arah barat. Tiba-tiba terdengar suara keras, brak! Bak truk langsung tertimpa pohon,” ujar Karmus saat ditemui di lokasi kejadian.
Meski kendaraan rusak berat, Karmus mengaku beruntung selamat tanpa luka. Pohon tidak mengenai bagian kabin sopir, sehingga ia terhindar dari potensi cedera serius.
“Kalau jatuh tepat di atas kepala saya, mungkin sudah lain ceritanya. Bisa saja saya tidak selamat atau mengalami luka parah,” ungkapnya.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Piriyono, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat terkait pohon tumbang yang menutup badan jalan.
Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Bungatan, Satlantas Polres Situbondo Pos Pasir Putih, TRC BPBD, serta Tagana Dinas Sosial diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Begitu laporan masuk, petugas langsung menuju lokasi. Evakuasi dilakukan menggunakan gergaji mesin dan peralatan lainnya,” jelas Piriyono.
Proses penanganan berlangsung relatif cepat. Dalam waktu sekitar 30 menit, petugas berhasil menyingkirkan batang pohon dari badan jalan dan membuka kembali akses jalur Pantura yang sebelumnya tertutup total.
“Alhamdulillah, jalur sudah bisa dilalui kembali setelah penanganan kurang lebih setengah jam,” tegasnya.
Lebih lanjut, Piriyono mengungkapkan bahwa penyebab utama pohon tumbang diduga karena kondisi tanah yang gembur serta akar pohon yang sudah rapuh. Faktor angin kencang juga mempercepat robohnya pohon ke badan jalan.
“Pohonnya cukup besar. Begitu roboh, langsung menimpa truk hingga penyok,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan, khususnya di jalur rawan pohon tumbang, untuk lebih waspada terutama saat cuaca ekstrem.
Selain itu, diperlukan pemantauan rutin terhadap kondisi pepohonan di sepanjang jalur utama guna mencegah kejadian serupa terulang. (hum/aif)
Editor : Ali Sodiqin