BREAKING NEWS: Pasutri di Banyuwangi Bakar Diri, Istri Luka 100 Persen, Suami 85 Persen

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 25 April 2026 | 11:19 WIB
Ilustrasi korban kebakaran. (ChatGPT Image)
Ilustrasi korban kebakaran. (ChatGPT Image)

RADARBANYUWANGI.ID – Tragedi memilukan mengguncang warga Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sepasang suami istri (pasutri) ditemukan dalam kondisi luka bakar parah usai diduga terlibat aksi bakar diri, Jumat (24/4/2026) sore.

Peristiwa ini langsung menghebohkan warga setempat karena api membesar dengan cepat dan kedua korban berteriak meminta pertolongan. Kondisi keduanya kini kritis setelah mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh.

Korban diketahui bernama Sunarni (60) dan istrinya, Nur Khasanah (54), warga Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo. Keduanya tinggal serumah dan diduga mengalami konflik berkepanjangan.

Baca Juga: KPK Dalami Peran Sudewo dalam Skandal Suap Proyek Kereta Api, Dugaan Pengaturan Tender Terbongkar

Anggota Satpol PP Kecamatan Gambiran, Itnur Sugiyanto, mengungkapkan dugaan awal peristiwa ini berkaitan dengan tekanan ekonomi yang dialami pasangan tersebut.

“Keduanya tinggal satu rumah, diduga kejadian itu karena faktor ekonomi,” ujarnya.


Cekcok Berujung Aksi Nekat

Kapolsek Gambiran AKP Dwi Wijayanto menjelaskan, peristiwa bermula dari pertengkaran antara suami dan istri sekitar pukul 16.00 WIB.

Situasi memanas hingga malam hari. Saat Nur Khasanah hendak menunaikan salat Isya, Sunarni diduga menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax ke tubuh istrinya.

“Pelaku membakar korban yakni istrinya secara hidup-hidup,” ungkapnya.

Baca Juga: Viral Penumpang Masak di Kereta Api, KAI Tegaskan Stop Kontak Hanya untuk Gadget Berdaya Rendah

Api langsung membesar. Dalam kondisi terbakar, korban berlari keluar rumah sambil berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan segera berdatangan dan berupaya memadamkan api.

“Api kemudian dipadamkan oleh warga,” tambah Kapolsek.


Pelaku Ikut Bakar Diri

Diduga panik melihat warga berdatangan, Sunarni kemudian melakukan aksi nekat dengan menyiramkan BBM ke tubuhnya sendiri.

“Pelaku membakar dirinya sendiri di dalam rumah,” jelasnya.

Warga yang sudah berada di lokasi langsung masuk ke dalam rumah untuk memadamkan api yang membakar pelaku.

Tak lama berselang, aparat kepolisian tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit.


Kondisi Kritis di RSUD Genteng

Kedua korban kini dirawat intensif di RSUD Genteng. Kondisi mereka dilaporkan sangat serius.

“Pelaku mengalami luka bakar 85 persen, sementara korban mengalami luka bakar 100 persen,” ujar AKP Dwi Wijayanto.

Polisi juga mengungkap fakta bahwa hubungan rumah tangga keduanya sudah lama tidak harmonis. Pertengkaran disebut kerap terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Duel Raksasa Serie A! AC Milan vs Juventus Bisa Tentukan Nasib Scudetto Inter

Bahkan, proses perceraian sudah diajukan sejak Maret 2026 dan masih menunggu putusan dari pengadilan agama.


Diduga Dipicu Masalah Ekonomi dan Rumah Tangga

Selain konflik rumah tangga, faktor ekonomi disebut menjadi pemicu tekanan dalam kehidupan pasutri tersebut. Kombinasi masalah ini diduga memuncak hingga berujung pada aksi tragis.

Polisi masih mendalami kasus ini, termasuk memastikan kronologi lengkap serta motif di balik tindakan tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya penanganan konflik rumah tangga dan tekanan ekonomi secara tepat, sebelum berujung pada tindakan ekstrem yang membahayakan nyawa. (*)

Editor : Ali Sodiqin
bakar diri Banyuwangi pasutri Gambiran Wringinrejo Luka Bakar berita banyuwangi