Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hujan Ekstrem Picu Rel Ambles, Enam Perjalanan KA Siliwangi Cipatat–Sukabumi Dihentikan Sementara

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 24 April 2026 | 10:01 WIB
KAI Daop 2 Bandung menghentikan sementara Kereta Api Siliwangi akibat gogosan rel di jalur Cibeber–Lampegan. (X/@sahabat_kereta)
KAI Daop 2 Bandung menghentikan sementara Kereta Api Siliwangi akibat gogosan rel di jalur Cibeber–Lampegan. (X/@sahabat_kereta)

RADARBANYUWANGI.ID - Cuaca ekstrem kembali menguji ketahanan infrastruktur transportasi di Jawa Barat. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (22/4/2026) malam memicu terjadinya gogosan atau pengikisan jalur rel di petak jalan Cibeber–Lampegan, tepatnya di KM 73+9/0. Dampaknya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menghentikan sementara enam perjalanan KA Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi (PP).

Keputusan penghentian operasional diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan perjalanan. Untuk sementara, rangkaian kereta hanya diizinkan beroperasi hingga Stasiun Cibeber dan tidak melanjutkan perjalanan menuju Sukabumi.

Manajer Humasda Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan pelanggan. “Saat ini petugas prasarana masih melakukan penanganan dan pemulihan jalur agar dapat segera dilalui kembali perjalanan kereta api,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (23/4/2026), dikutip Antara.

Menurutnya, titik gogosan yang sebelumnya sempat terjadi mengalami perluasan akibat curah hujan tinggi. Kondisi tersebut dinilai berisiko jika perjalanan tetap dipaksakan melintas.

Di sisi lain, Daop 2 Bandung memastikan hak pelanggan tetap terpenuhi. Penumpang yang terdampak penghentian operasional diberikan kompensasi berupa pengembalian dana tiket hingga 100 persen, di luar biaya pemesanan. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun layanan pelanggan resmi dalam waktu 7x24 jam sejak jadwal keberangkatan.

“KAI Daop 2 Bandung mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan kanal resmi yang tersedia guna mempermudah proses pembatalan,” tambah Kuswardojo, sembari menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Hingga saat ini, tim teknis terus dikerahkan untuk mempercepat pemulihan jalur rel. Optimalisasi sumber daya dilakukan agar perbaikan dapat rampung tepat waktu dan mobilitas masyarakat di lintas Cipatat–Sukabumi segera kembali normal.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#rel ambles #hujan ekstrem #sukabumi #siliwangi #Kereta Api