RADARBANYUWANGI.ID - Aksi pencurian kembali menyasar kawasan konservasi penyu di Kabupaten Banyuwangi. Fasilitas milik Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) yang berada di Pantai Meneng, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, dilaporkan kehilangan sejumlah inventaris penting.
Barang yang hilang berupa satu unit pompa air dan sirap meja kayu sepanjang empat meter. Peristiwa ini menambah daftar gangguan terhadap aktivitas konservasi yang selama ini dijalankan secara mandiri oleh relawan.
Founder BSTF, Wiyanto Haditanojo, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Ia menyebut pola pencurian kali ini identik dengan insiden sebelumnya.
“Sebelumnya sudah pernah, sama persis dengan kejadian kali ini,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (24/6/2026).
Yang mengherankan, pelaku yang belum diketahui identitasnya hanya mengambil sebagian komponen pompa air. Kondisi pompa yang sudah tua dan berkarat membuat nilai ekonominya diperkirakan rendah.
“Kalau mau dijual lagi mungkin harganya tidak seberapa, dan tidak bisa dipakai juga. Kondisi juga sudah tua dan berkarat,” imbuh pria yang akrab disapa Wiwit tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pompa air tersebut selama ini digunakan untuk menyedot air laut ke area konservasi penyu. Fasilitas itu menjadi salah satu penunjang penting dalam menjaga habitat semi-alami bagi penyu yang sedang dalam tahap penyelamatan dan perawatan.
Beruntung, saat kejadian berlangsung, belum ada penyu yang ditempatkan di area tersebut. Meski demikian, Wiwit tetap menyayangkan aksi pencurian yang dinilai dapat menghambat upaya pelestarian.
“Sangat menyayangkan kejadian ini. Karena kami sangat membutuhkan untuk konservasi penyu,” tegasnya.
BSTF sendiri merupakan komunitas yang fokus menjaga populasi penyu di wilayah Banyuwangi. Upaya tersebut menjadi penting mengingat keberadaan penyu di kawasan pesisir selatan Jawa Timur kian terancam oleh berbagai faktor, mulai dari perburuan hingga kerusakan habitat.
Wiwit pun mengajak masyarakat sekitar untuk ikut berperan aktif menjaga fasilitas konservasi. Menurutnya, keberhasilan pelestarian penyu tidak hanya bergantung pada relawan, tetapi juga dukungan lingkungan sekitar.
Editor : Lugas Rumpakaadi