RADARBANYUWANGI.ID – Warga Dusun Pasinan, Desa/Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa busana di aliran sungai, Sabtu siang (18/4). Kondisi jenazah yang telanjang memicu spekulasi liar di tengah warga sebelum fakta sebenarnya terungkap.
Belakangan diketahui, korban adalah Apandik, 68, warga setempat yang sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah sejak dini hari.
Temuan ini sempat memunculkan dugaan tindak kekerasan. Namun, hasil pemeriksaan medis justru mengarah pada kesimpulan berbeda.
Ditemukan Warga dalam Kondisi Tengkurap
Penemuan jasad bermula sekitar pukul 12.00. Seorang warga melihat sosok pria tanpa busana dalam posisi tengkurap di aliran sungai.
Awalnya, warga mengira korban masih hidup. Namun saat didekati, pria tersebut sudah tidak bernyawa.
Kabar itu dengan cepat menyebar dan mengundang kerumunan warga di lokasi kejadian.
Sekitar pukul 13.00, laporan resmi masuk ke aparat kepolisian.
Polisi dan Tim Medis Turun ke Lokasi
Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy mengatakan, pihaknya langsung bergerak begitu menerima laporan dari warga.
“Kami bersama tim medis langsung menuju TKP untuk melakukan pemeriksaan,” ujarnya.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah dan melakukan pemeriksaan awal di lokasi.
Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis dari Puskesmas Singojuruh tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca Juga: JK Meradang Dituduh Lawan Jokowi: “Saya yang Bawa dari Solo ke Istana!”
Temuan ini mematahkan dugaan awal yang sempat berkembang di masyarakat.
“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan,” tegas AKP Rudy.
Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi lebih lanjut.
Riwayat Gangguan Jiwa Jadi Kunci
Dari keterangan keluarga, terungkap bahwa korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan sejak lama.
Pada hari kejadian, sekitar pukul 04.00, kondisi korban dilaporkan kambuh. Ia sempat melemparkan pakaiannya ke luar kamar sebelum akhirnya keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga.
“Korban meninggalkan rumah sejak dini hari saat kondisinya kambuh,” jelasnya.
Diduga, korban berjalan tanpa arah hingga akhirnya ditemukan di aliran sungai dalam kondisi meninggal dunia.
Warga Sempat Geger, Fakta Redakan Spekulasi
Kondisi jenazah yang ditemukan tanpa busana sempat memicu keresahan warga. Berbagai dugaan sempat muncul, mulai dari kecelakaan hingga dugaan tindak kriminal.
Baca Juga: Gaji ke-13 ASN 2026 Terancam Dipangkas? Pemerintah Masih Hitung Beban Energi dan Opsi Efisiensi
Namun, hasil pemeriksaan medis dan keterangan keluarga perlahan meredakan spekulasi tersebut.
Warga yang berada di lokasi juga turut membantu proses evakuasi sebelum jenazah dibawa ke rumah duka.
Imbauan Kewaspadaan Keluarga
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi keluarga yang memiliki anggota dengan riwayat gangguan kejiwaan agar meningkatkan pengawasan, terutama saat kondisi kambuh.
Tanpa pengawasan, risiko kejadian serupa sangat mungkin terjadi, terlebih di lingkungan yang dekat dengan area berbahaya seperti sungai.
Kasus ini menegaskan bahwa tidak semua kejadian tragis berawal dari kejahatan—namun tetap menyisakan luka dan duka bagi keluarga yang ditinggalkan. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin