Warga Banyuwangi Wadul Polisi Soal Sound System Terlalu Keras, Polsek Bangorejo Langsung Turun Tangan

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Kamis, 16 April 2026 | 10:00 WIB
PENANGANAN: Anggota Polsek Bangorejo mendatangi warga yang dikeluhkan memicu kebisingan di Desa Karangmulya, Kecamatan Tegalsari, Selasa sore (14/4). (Dok. Polsek Bangorejo)
PENANGANAN: Anggota Polsek Bangorejo mendatangi warga yang dikeluhkan memicu kebisingan di Desa Karangmulya, Kecamatan Tegalsari, Selasa sore (14/4). (Dok. Polsek Bangorejo)

RADARBANYUWANGI.ID – Keluhan warga terkait kebisingan akibat suara sound system yang terlalu keras langsung direspons cepat aparat kepolisian. Personel Polsek Bangorejo turun ke lapangan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat, Selasa sore (14/4).

Pengaduan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Yuli melalui layanan Hot Line 110 serta kanal Wadul Kapolresta Banyuwangi. Ia mengeluhkan suara musik dengan volume tinggi yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan tempat tinggalnya.

Polisi Langsung Tindaklanjuti Laporan

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Bangorejo segera bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi sumber kebisingan.

Kapolsek Bangorejo, Hariyanto, menjelaskan bahwa laporan awal berasal dari wilayah Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo.

“Anggota menerima laporan terkait suara sound system yang terlalu keras dan mengganggu warga. Titik awal laporan dari Desa Kebondalem,” ujarnya.

Namun, setelah dilakukan penelusuran di lapangan, sumber suara ternyata berasal dari desa tetangga.

Sumber Suara dari Desa Tetangga

Petugas menemukan bahwa suara bising tersebut berasal dari Desa Karangmulya, Kecamatan Tegalsari, yang lokasinya berbatasan langsung dengan Desa Kebondalem.

Meski berbeda wilayah administratif, suara musik dengan volume tinggi tetap terdengar hingga ke permukiman warga di Bangorejo.

“Setelah ditelusuri, sumber suara berada di Desa Karangmulya, Tegalsari. Lokasinya memang dekat dengan perbatasan desa,” jelas Hariyanto.

Diberi Pembinaan, Situasi Kembali Kondusif

Saat petugas tiba di lokasi, sound system yang menjadi sumber kebisingan sudah dalam kondisi mati. Meski demikian, aparat kepolisian tetap memberikan pembinaan kepada pemilik sound system.

Petugas mengimbau agar penggunaan perangkat audio dilakukan secara bijak dan tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kami tetap memberikan arahan agar tidak memutar musik dengan volume terlalu keras karena bisa mengganggu warga sekitar,” tegasnya.

Setelah dilakukan pembinaan, situasi di lokasi kembali kondusif tanpa adanya gangguan lanjutan.

“Usai diberi arahan, situasi aman, tertib, dan terkendali,” imbuhnya.

Imbauan Jaga Ketertiban Lingkungan

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat untuk saling menjaga kenyamanan lingkungan, terutama dalam penggunaan sound system atau perangkat audio lainnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan jika menemukan gangguan ketertiban melalui layanan resmi kepolisian, seperti hotline 110 atau kanal pengaduan lainnya.

Respons cepat Polsek Bangorejo ini menjadi bukti komitmen aparat dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, sekaligus memastikan setiap laporan warga ditindaklanjuti secara sigap dan profesional. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
sound system keras Banyuwangi Wadul Kapolresta kebisingan warga laporan polisi Banyuwangi polsek bangorejo