Mutasi Kalapas Banyuwangi 2026: I Wayan Nurasta Wibawa Pindah ke Tenggarong, Solichin Segera Dilantik

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Senin, 13 April 2026 | 08:30 WIB
VIRTUAL: I Wayan Nurasta Wibawa dan Julandra menjalani pelantikan secara online di ruang Kalapas IIA Banyuwangi pada Sabtu (11/4). (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)
VIRTUAL: I Wayan Nurasta Wibawa dan Julandra menjalani pelantikan secara online di ruang Kalapas IIA Banyuwangi pada Sabtu (11/4). (Bagus Rio/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi resmi berganti. I Wayan Nurasta Wibawa kini mendapat amanah baru, sementara posisinya akan diisi oleh Solichin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Kediri.

Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Wayan Nurasta Wibawa dipercaya untuk menakhodai Lapas Kelas IIA Tenggarong, Kalimantan Timur.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Endang Lintang Hardiman selaku Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Timur pada Sabtu (11/4). Meskipun dilaksanakan secara virtual dari ruang Kepala Lapas Banyuwangi, prosesi berlangsung khidmat.

Selain posisi Kalapas, mutasi juga terjadi pada lini pengamanan. Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Banyuwangi, Julandra Wikjatmiko, turut berpindah tugas dan kini dipercaya mengemban jabatan sebagai KPLP Lapas Kelas IIA Samarinda.

Rotasi jabatan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi sekaligus memberikan penyegaran dalam sistem pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Endang Lintang Hardiman menekankan pentingnya adaptasi cepat bagi pejabat yang baru dilantik. Ia berharap pengalaman yang dimiliki Wayan Nurasta selama memimpin di Banyuwangi dapat menjadi bekal untuk menjaga stabilitas serta meningkatkan kualitas pelayanan di tempat tugas yang baru.

“Kami berharap dedikasi serta ide-ide kreatif terus muncul untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, terutama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi amanah tersebut, Wayan Nurasta Wibawa menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Banyuwangi atas dukungan selama masa kepemimpinannya.

Ia menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih selama bertugas di Banyuwangi merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh tim.

“Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Banyuwangi yang telah mendukung setiap program kerja selama ini. Kami siap menjalankan amanah baru di Kalimantan Timur dan berkomitmen menjaga integritas institusi,” tegasnya.

Ia juga berharap transisi kepemimpinan ini dapat membawa semangat baru, baik di Lapas Banyuwangi maupun di Lapas Tenggarong yang akan dipimpinnya.

“Terima kasih kepada seluruh rekan dan instansi di Banyuwangi yang selama ini telah membantu tugas saya. Semoga kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan kinerja positif yang telah dibangun,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, Solichin dijadwalkan akan dilantik sebagai Kalapas Banyuwangi pada Selasa (14/4). Prosesi pelantikan rencananya digelar di Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur di Surabaya.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan program sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan di Banyuwangi ke depan. (rio/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Kalapas Banyuwangi mutasi lapas 2026 I Wayan Nurasta Wibawa Solichin Kalapas Ditjenpas Jatim