Sopir Kurang Fokus, Pikap vs Xenia Adu Moncong di Tegalsari Banyuwangi, Kerugian Capai Rp 10 Juta

Salis Ali Muhyidin • Dipublikasikan Senin, 13 April 2026 | 01:30 WIB
RINGSEK: Polisi melakukan olah TKP insiden kecelakaan di Jalan Raya Marangdoro, Dusun Krajan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Sabtu siang (11/4). (Hasyim for Radar Banyuwangi)
RINGSEK: Polisi melakukan olah TKP insiden kecelakaan di Jalan Raya Marangdoro, Dusun Krajan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Sabtu siang (11/4). (Hasyim for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Banyuwangi. Insiden adu moncong antara mobil pikap dan Daihatsu Xenia terjadi di Jalan Raya Marangdoro, Dusun Krajan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Sabtu siang (11/4).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 tersebut melibatkan mobil pikap warna hitam dengan nomor polisi P 8252 VJ dan mobil Daihatsu Xenia bernopol P 1281 YN. Akibat tabrakan itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan.

Lokasi kejadian berada di ruas jalan menuju Kantor Desa Karangdoro, tepatnya di kawasan persawahan yang dikenal memiliki arus lalu lintas cukup padat pada jam-jam tertentu.

Kapolsek Genteng Kompol Edy Pristiawan melalui Kanitlantas Ipda Suwandono menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil pikap yang dikemudikan Jaenuri (37), warga Desa/Kecamatan Gambiran, melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mobil pikap melaju cukup kencang dari arah selatan,” ujar Suwandono.

Pada saat bersamaan, mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Abdul Rohman (33), warga Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, melaju dari arah berlawanan, yakni dari utara menuju selatan.

Diduga karena kurang fokus saat berkendara, pengemudi pikap kehilangan kendali hingga kendaraannya keluar jalur dan melebar ke kanan, memasuki jalur lawan.

“Karena kurang fokus, mobil pikap keluar jalur dan mengarah ke kanan,” jelasnya.

Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan. Benturan keras pun terjadi, menyebabkan bagian depan kedua kendaraan ringsek.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kedua pengemudi dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan berupa lecet.

Meski demikian, kerugian materiil akibat kecelakaan ini tergolong cukup besar. Sopir mobil pikap diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta. Sementara itu, pengemudi mobil Xenia yang mengalami kerusakan lebih parah ditaksir merugi hingga Rp 10 juta.

“Pengemudi selamat, hanya luka ringan. Namun kerugian materiil cukup besar,” tambah Suwandono.

Saat ini, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti oleh pihak kepolisian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Barang bukti kami amankan sampai perkara selesai,” pungkasnya.

Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berkendara dengan fokus dan mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kejadian serupa, terutama di jalur-jalur rawan kecelakaan seperti kawasan persawahan dengan visibilitas terbatas. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Tegalsari Banyuwangi kecelakaan adu moncong sopir kurang fokus kecelakaan banyuwangi Pikap vs Xenia