Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kasus Nikah Sejenis di Malang, Rey Bantah Tuduhan Pemalsuan Identitas: Intan Sudah Tahu dari Awal

Ali Sodiqin • Jumat, 10 April 2026 | 14:00 WIB
Intan Anggraeni (tengah) didampingi kerabat menunjukkan surat keterangan nikah siri dengan Rey. (Nabila Amelia/Radar Malang)
Intan Anggraeni (tengah) didampingi kerabat menunjukkan surat keterangan nikah siri dengan Rey. (Nabila Amelia/Radar Malang)

RADARBANYUWANGI.ID – Kasus pernikahan siri yang viral di media sosial dan menghebohkan warga Malang Raya memasuki babak baru. Setelah dilaporkan ke polisi atas dugaan pemalsuan identitas dan penipuan, Erfastino Reynaldi alias Rey, warga Kota Batu, akhirnya buka suara.

Rey membantah seluruh tuduhan yang dilayangkan oleh istrinya, Intan Anggraeni, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Ia menegaskan, sejak awal menjalin hubungan, Intan disebut telah mengetahui identitas dirinya yang sebenarnya.

Kasus ini sebelumnya menjadi sorotan publik setelah pengakuan Intan viral di media sosial. Dalam pengakuannya, Intan mengaku baru mengetahui fakta mengejutkan pada malam pertama bahwa suami yang menikah siri dengannya pada 3 April 2026 ternyata seorang perempuan.

Namun, Rey menilai informasi yang beredar di media sosial maupun sejumlah pemberitaan tidak sepenuhnya sesuai fakta.

“Terkait laporan yang sudah dibuat, tentu saya merasa sangat kecewa dan keberatan. Informasi yang beredar di publik banyak yang tidak sesuai dengan kenyataan,” ujar Rey, Jumat (10/4).

Menurut Rey, bukan hanya Intan yang mengetahui identitas dirinya, tetapi juga keluarga besar pihak perempuan.

Ia mengklaim sudah beberapa kali datang ke rumah Intan dan dikenalkan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Tidak hanya dia, tetapi keluarganya juga mengetahui. Saya sudah beberapa kali datang ke rumahnya dan dikenalkan ke lingkungan sekitar,” katanya.

Rey juga membantah tuduhan telah menyembunyikan identitas, melakukan penipuan, hingga intimidasi terhadap Intan maupun keluarganya.

“Tidak benar saya menyembunyikan identitas. Tidak benar ada unsur penipuan seperti yang dituduhkan, dan tidak pernah ada ancaman atau intimidasi dari saya,” tegasnya.

Kronologi Kasus Viral Nikah Siri di Malang

Kasus ini bermula dari perkenalan Intan dengan Rey pada Februari 2026 di sebuah tempat karaoke di Kota Batu.

Saat itu, Intan bekerja sebagai pemandu lagu, sementara Rey disebut sebagai pelanggan tetap.

Dari pertemuan tersebut, hubungan keduanya berkembang semakin dekat hingga resmi berpacaran pada 14 Februari 2026.

Intan mengaku selama masa pendekatan, Rey memperkenalkan diri sebagai laki-laki asal Jakarta yang bekerja sebagai konsultan proyek.

“Dia mengaku dari Jakarta dan bekerja sebagai konsultan proyek. Setelah itu kami mulai dekat dan berpacaran sejak 14 Februari,” ujar Intan.

Menurut Intan, sosok Rey terlihat sangat meyakinkan sebagai laki-laki.

Mulai dari gaya bicara, penampilan, hingga sikap sehari-hari dinilai sangat maskulin, sehingga dirinya tidak pernah menaruh curiga.

“Dia ngakunya cowok dan selama ini sikapnya juga layaknya cowok tulen,” lanjutnya.

Fakta mengejutkan kemudian terungkap pada malam pertama setelah keduanya menikah siri pada 3 April 2026.

Saat itulah, Intan mengaku baru mengetahui identitas asli Rey.

Selain itu, sejumlah janji yang sebelumnya disampaikan Rey, mulai dari rencana operasi kaki, rumah mewah, hingga mobil Lamborghini, disebut tidak pernah terbukti.

Merasa tertipu, Intan akhirnya mengusir Rey dari rumah pada 5 April 2026.

Dilaporkan ke Polisi

Atas kejadian tersebut, Intan melaporkan Rey ke Polresta Malang Kota atas dugaan pemalsuan identitas.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor aduan PM/611/IV/Reskrim/2026/SPKT Polresta Malang Kota Polda Jatim, tertanggal Rabu (8/4).

Kasus ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian.

Pihak kepolisian dijadwalkan melakukan pendalaman terkait dugaan unsur pidana dalam laporan tersebut, termasuk dugaan pemalsuan identitas dan kemungkinan unsur penipuan.

Viralnya kasus ini juga memicu beragam reaksi dari warganet di media sosial, terutama terkait persoalan identitas, kejujuran dalam hubungan, dan aspek hukum pernikahan siri. (*)


Kalau Anda mau, saya bisa lanjut bantu buatkan versi headline lebih bombastis ala Google Discover / JawaPos.com supaya CTR lebih tinggi.

Editor : Ali Sodiqin
#Intan Anggraeni #Polresta Malang Kota #kasus nikah siri Malang #Rey bantah pemalsuan identitas #viral Malang