RADARBANYUWANGI.ID – Kebakaran melanda gudang barang bekas milik Suprapto (61), warga Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, Rabu (8/4) siang.
Insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh pembakaran sampah yang merembet hingga membakar bangunan gudang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kobaran api sempat membesar dan menghanguskan tumpukan barang bekas yang mudah terbakar di dalam gudang.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Srono menerima laporan kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB.
Mendapatkan informasi tersebut, tim langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Yang terbakar gudang barang bekas milik warga,” ujar Petugas Damkarmat Srono, Heri Siswanto.
Sesampainya di lokasi sekitar pukul 13.20 WIB, petugas langsung melakukan pengamatan awal dari jarak aman untuk mengetahui sumber api.
Api diketahui berasal dari tumpukan kayu dan perabotan bekas yang mudah terbakar.
Sementara itu, tim lainnya segera menggelar peralatan pemadam, termasuk selang berukuran 1,5 inci, Y connection, dan nozel yang dihubungkan dengan unit suplai air.
“Setelah semua peralatan siap, petugas langsung melakukan pemadaman hingga tidak ditemukan potensi api yang membahayakan,” jelas Heri.
Berdasarkan keterangan pemilik gudang, Suprapto, kebakaran bermula saat dirinya membakar sampah di dekat lokasi gudang.
Namun, api yang awalnya terkendali diduga merembet ke area penyimpanan barang bekas saat ia meninggalkan lokasi.
“Pemilik sempat meninggalkan tempat untuk pergi ke kantor desa mengurus keperluan pribadi. Saat ditinggal, api merembet dan membakar gudang, yang kemudian diketahui oleh tetangganya,” tambah Heri.
Warga sekitar yang melihat kobaran api segera berupaya membantu sebelum petugas tiba.
Proses pemadaman juga melibatkan unsur kepolisian, perangkat desa, serta pihak kecamatan setempat.
Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran masih dalam tahap pendataan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Heri mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di area yang dekat dengan benda atau bangunan yang mudah terbakar.
“Kami mengingatkan agar tidak meninggalkan api dalam kondisi menyala tanpa pengawasan. Hal ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya yang berpotensi memicu kebakaran. (why)
Editor : Ali Sodiqin