RADARBANYUWANGI.ID - Perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Lintas Selatan Jawa kini mulai kembali normal setelah sempat terganggu akibat anjloknya KA 161 Bangunkarta di wilayah Bumiayu, Jawa Tengah, pada Senin (6/4/2026). Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa sejumlah perjalanan kereta dari Jakarta telah kembali berjalan sesuai jadwal, khususnya dari Stasiun Gambir.
KA Taksaka tujuan Yogyakarta diberangkatkan pukul 07.45 WIB, sementara KA Purwojaya relasi Cilacap/Kroya berangkat pukul 07.20 WIB. Selain itu, KA Argo Dwipangga tujuan Solo juga berangkat tepat waktu pada pukul 08.50 WIB.
“KA 16 Argo Dwipangga tujuan Solo berangkat pukul 08.50 WIB sesuai jadwal. KA tambahan Manahan dan Parahyangan diprogramkan berangkat sesuai jadwal,” ujar Franoto, Selasa (7/4/2026), dikutip Antara.
Meski demikian, tidak seluruh perjalanan berjalan tanpa kendala. KA Argo Semeru tujuan Surabaya Gubeng tercatat mengalami keterlambatan sekitar 23 menit dari jadwal keberangkatan pukul 06.43 WIB.
Di Stasiun Pasar Senen, sejumlah perjalanan kereta juga terpantau berjalan normal. KA Gaya Baru Malam Selatan berangkat pukul 11.10 WIB menuju Surabaya, diikuti KA Fajar Utama Solo pukul 05.40 WIB, KA Sawunggalih tujuan Kutoarjo pukul 06.30 WIB, serta KA Fajar Utama Yogyakarta pukul 07.35 WIB.
Namun, terdapat satu perjalanan yang dibatalkan, yakni KA Cakrabuana relasi Gambir–Cirebon. Pembatalan dilakukan karena rangkaian kereta belum tiba di Purwokerto hingga waktu keberangkatan yang dijadwalkan.
Pemulihan jalur di Stasiun Bumiayu menjadi kunci kembalinya operasional kereta. Jalur tersebut mulai dapat dilalui pada pukul 03.05 WIB dengan pembatasan kecepatan awal 5 km/jam.
Seiring perbaikan yang dilakukan, kecepatan operasional ditingkatkan menjadi 20 km/jam pada pukul 04.40 WIB. Hal ini memungkinkan pemberangkatan kereta secara bertahap, diawali KA Batavia dan disusul KA Bengawan.
Franoto menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses penanganan.
“KAI memastikan seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan. Saat ini jalur sudah dapat dilalui kembali secara terbatas, dan perjalanan kereta api mulai dijalankan secara bertahap,” ujarnya.
Seiring normalisasi jalur, KAI terus melakukan pengaturan pola operasi guna mengembalikan layanan secara optimal, khususnya di wilayah Daop 1 Jakarta.
Meski demikian, KAI mengingatkan bahwa potensi keterlambatan masih mungkin terjadi sebagai dampak lanjutan dari gangguan sebelumnya dan proses pemulihan yang belum sepenuhnya rampung.
Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi terbaru terkait jadwal perjalanan sebelum berangkat guna menghindari ketidaknyamanan selama masa transisi ini.
Editor : Lugas Rumpakaadi