RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto memastikan jalur rel di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, telah kembali dapat dilalui kereta api setelah sebelumnya terganggu akibat anjlokan KA Bangunkarta.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/4/2026) siang dan langsung ditangani oleh tim tanggap darurat yang bekerja tanpa henti.
Setelah melalui proses evakuasi dan perbaikan, jalur kembali dibuka pada Selasa dini hari.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa pemulihan jalur membutuhkan waktu cukup panjang.
“Jalur tersebut telah kembali dapat dilalui kereta api (Selasa) dini hari tadi pada pukul 04.08 WIB setelah melalui proses evakuasi sarana dan perbaikan jalur selama kurang lebih 14 jam,” ujarnya, dikutip Antara.
Proses penanganan meliputi evakuasi rangkaian KA Bangunkarta yang anjlok serta perbaikan struktur rel agar kembali aman dilalui.
Keberhasilan pembukaan jalur dalam waktu relatif singkat disebut sebagai hasil kerja keras tim di lapangan.
Meski jalur telah berfungsi kembali, KAI masih menerapkan pembatasan kecepatan untuk menjamin keamanan perjalanan.
Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi geometri jalur benar-benar stabil.
As’ad menegaskan bahwa proses normalisasi belum sepenuhnya selesai.
“Kami masih melanjutkan tahap normalisasi jalur. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi, sehingga dalam waktu dekat jalur ini dapat kembali dilalui dengan kecepatan normal.”
Gangguan akibat anjlokan tersebut berdampak cukup signifikan terhadap operasional kereta api.
Tercatat sebanyak sembilan perjalanan dibatalkan, sementara 35 perjalanan lainnya mengalami rekayasa pola operasi dengan perubahan rute.
Dengan kembali dibukanya jalur di Stasiun Bumiayu, konektivitas perjalanan kereta api di wilayah Daop 5 Purwokerto mulai berangsur pulih.
Namun, pemulihan penuh masih menunggu selesainya proses normalisasi secara menyeluruh.
KAI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat dalam proses evakuasi dan perbaikan jalur.
“KAI juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat dalam proses penanganan gangguan tersebut, sehingga pemulihan jalur dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat,” kata As’ad.
Editor : Lugas Rumpakaadi