RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan pembaruan terbaru terkait insiden anjlokan KA Bangunkarta (KA 161) yang melayani rute Jombang–Pasarsenen.
Peristiwa tersebut terjadi di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, pada Senin (6/4/2026).
Berdasarkan laporan resmi petugas di lapangan, jalur hulu di lokasi kejadian telah lebih dulu dapat dilalui pada pukul 04.40 WIB dengan pembatasan kecepatan operasional.
Selanjutnya, pada pukul 05.30 WIB, kedua jalur, baik hulu maupun hilir, dinyatakan kembali bisa dilewati oleh perjalanan kereta api, meski tetap dengan kecepatan terbatas demi menjaga keselamatan.
Perbaikan jalur dilakukan secara intensif sejak insiden terjadi, melibatkan tim teknis untuk memastikan kondisi rel aman sebelum dioperasikan kembali.
KAI menegaskan bahwa keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama dalam setiap proses pemulihan jalur.
Dalam pernyataannya, KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas dampak gangguan perjalanan yang terjadi.
“KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan serta gangguan perjalanan yang terjadi,” demikian keterangan resmi perusahaan, melalui Instagram @kai121_.
Insiden ini sempat menyebabkan keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api yang melintasi jalur tersebut.
Namun dengan telah dibukanya kembali kedua jalur, operasional di lintas tersebut secara bertahap mulai kembali normal.
KAI juga mengimbau kepada para pengguna jasa untuk terus memantau informasi perjalanan melalui kanal resmi guna mendapatkan pembaruan terkini.
Editor : Lugas Rumpakaadi