Dampak KA Bangunkarta Anjlok di Stasiun Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Api di Jalur Selatan Dialihkan Memutar ke Jalur Utara Jawa

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 17:17 WIB
KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen anjlok di Emplasemen Bumiayu pada Senin (6/4/2026). (X/@@oysteinvolcano)
KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen anjlok di Emplasemen Bumiayu pada Senin (6/4/2026). (X/@@oysteinvolcano)

RADARBANYUWANGI.ID -  Perjalanan kereta api di jalur selatan Jawa mengalami perubahan pola operasi, pada Senin (6/4/2026).

Menyusul terjadinya rintangan jalan (Rinja) anjloknya KA Bangunkarta di Emplasemen Stasiun Bumiayu yang masuk dalam wilayah Daop 5 Purwokerto, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang segera mengambil langkah antisipatif dengan mengalihkan arus perjalanan melalui jalur utara.

Hingga Senin sore pukul 16.30 WIB, tercatat sejumlah kereta api eksekutif dan ekonomi yang seharusnya melintasi jalur selatan kini harus memutar melalui lintas Cirebon – Tegal – Semarang Tawang – Brumbung – Gundih – Solo, maupun arah sebaliknya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa seluruh jajaran operasional telah disiagakan untuk mengawal perubahan pola ini.

Fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan keselamatan perjalanan meski frekuensi kereta yang melintas di jalur utara mengalami peningkatan.

“KAI Daop 4 Semarang telah melakukan pemberitahuan secara intensif kepada seluruh jajaran operasional di stasiun, petugas pengatur perjalanan kereta api, serta penjaga perlintasan sebidang terkait adanya perubahan pola operasi perjalanan KA yang memutar melalui jalur utara,” ujar Luqman.

Beberapa kereta api unggulan yang terdampak dan harus memutar jalur antara lain:

Meskipun terjadi pengalihan rute untuk kereta-kereta tersebut, Luqman memastikan bahwa jadwal keberangkatan kereta api yang aslinya berasal dari wilayah Daop 4 Semarang tetap berjalan normal sesuai jadwal semula.

Peningkatan frekuensi kereta api di jalur utara (Semarang-Tegal) menuntut kewaspadaan lebih dari masyarakat, terutama di perlintasan sebidang.

KAI mengimbau warga agar tidak lengah saat menyeberang rel.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang. Dengan adanya penambahan frekuensi perjalanan KA di jalur utara, masyarakat diharapkan untuk selalu disiplin, mematuhi rambu-rambu, serta mendahulukan perjalanan kereta api,” tambah Luqman.

Pihak KAI memohon maaf atas perpanjangan waktu tempuh yang mungkin terjadi akibat perubahan rute ini.

Saat ini, upaya pemulihan di titik kendala Stasiun Bumiayu terus dilakukan agar operasional jalur selatan dapat segera kembali normal.

Editor : Lugas Rumpakaadi
anjlok bangunkarta KAI Kereta Api daop 4 semarang