Cuaca Ekstrem Terjang Bandung, KCIC Pastikan Keamanan Operasional Kereta Cepat Whoosh Tetap Terkendali

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 08:57 WIB
KCIC memastikan operasional Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung tetap aman meski cuaca ekstrem melanda. (KCIC)
KCIC memastikan operasional Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung tetap aman meski cuaca ekstrem melanda. (KCIC)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan bahwa seluruh operasional kereta cepat Whoosh relasi Jakarta-Bandung berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Pernyataan ini dikeluarkan menyusul beredarnya rekaman video yang menunjukkan kereta Whoosh sempat berhenti di wilayah Kopo, Bandung, akibat pengaruh cuaca buruk yang melanda kawasan tersebut baru-baru ini.

Kejadian tersebut menimpa KA G1046 relasi Tegalluar Summarecon–Halim pada Jumat (3/4/2026).

Kereta sempat diberhentikan sejenak di KM 126+383 untuk memastikan tidak ada risiko keselamatan setelah terdeteksi adanya benda asing berupa lembaran seng yang masuk ke area jalur kereta akibat tiupan angin kencang.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa tindakan penghentian tersebut merupakan bagian dari prosedur standar keselamatan yang dijalankan secara otomatis oleh sistem.

"Sehubungan dengan beredarnya konten video yang memperlihatkan kereta Whoosh berhenti di sekitar wilayah Kopo, dapat kami jelaskan bahwa KA G1046 relasi Tegalluar Summarecon–Halim sempat dihentikan untuk memastikan keselamatan perjalanan akibat adanya penanganan benda asing berupa seng yang masuk ke jalur karena cuaca ekstrem," ujar Eva Chairunisa dalam keterangan resminya, Minggu (5/4/2026), dikutip Antara.

Sistem sensor canggih yang terpasang di sepanjang jalur Whoosh berhasil mendeteksi keberadaan benda tersebut lebih awal, sehingga masinis dapat melakukan antisipasi lebih awal. 

Proses evakuasi benda asing hanya memakan waktu singkat; penanganan selesai pada pukul 16.48 WIB dan kereta kembali melanjutkan perjalanan satu menit kemudian.

Hujan deras yang disertai angin kencang dan petir di Kota Bandung pada Jumat lalu memang dilaporkan menyebabkan kerusakan di beberapa fasilitas publik dan pohon tumbang.

Namun, KCIC memastikan bahwa infrastruktur kereta cepat tetap kokoh dan tidak mengalami kerusakan prasarana.

Eva menekankan bahwa keselamatan penumpang didukung oleh sistem proteksi berlapis yang dipantau langsung dari Operation Control Center (OCC).

Sistem ini mencakup sensor hujan, angin kencang, gempa bumi, hingga deteksi benda asing di jalur.

"KCIC menegaskan bahwa seluruh jalur Whoosh tetap aman dan dipantau melalui berbagai sistem keselamatan berlapis," tambah Eva.

Hingga hari ini, operasional Whoosh terpantau berjalan normal tanpa kendala berarti.

Meskipun volume penumpang melonjak pasca libur panjang akhir pekan, terutama keberangkatan dari Stasiun Padalarang menuju Jakarta, seluruh jadwal perjalanan dipastikan tetap terjaga sesuai rencana.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
KCIC WHOOSH bandung cuaca ekstrem kereta cepat