Pengendara Motor Tertemper Kereta Api Harina di Semarang, KAI Soroti Pelanggaran di Perlintasan Sebidang dan Kembali Imbau Disiplin Keselamatan

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 18:41 WIB
Pengendara motor tertemper Kereta Api Harina di Semarang setelah menerobos palang perlintasan. (Tangkapan Layar)
Pengendara motor tertemper Kereta Api Harina di Semarang setelah menerobos palang perlintasan. (Tangkapan Layar)

RADARBANYUWANGI.ID - Insiden kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang JPL 05 Km 1+5 jalur hulu, petak jalan Semarang Poncol–Jerakah, Jumat (3/4/2026) pukul 16.15 WIB. Seorang pengendara sepeda motor tertemper KA 100 (Harina) relasi Bandung–Surabaya Pasarturi setelah menerobos palang perlintasan yang telah tertutup.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesi (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, Luqman Arif mengungkapkan, pengendara tersebut diduga tidak mengindahkan peringatan keselamatan yang sudah diberikan sebelum kejadian.

"Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) diketahui telah membunyikan semboyan 35 secara berulang sebagai tanda peringatan kepada pengguna jalan," katanya.

Akibat benturan tersebut, sepeda motor tertemper kereta api dan pengendaranya terpental ke sisi kiri jalur rel. Petugas di lapangan segera melakukan penanganan awal dan memastikan kondisi jalur tetap aman.

"Pada pukul 16.30 WIB, jalur hulu maupun hilir dinyatakan aman untuk kembali dilalui perjalanan kereta api. Selanjutnya, koordinasi dilakukan dengan unit terkait guna penanganan lebih lanjut terhadap insiden tersebut," ujarnya.

Luqman menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini sekaligus menyoroti masih rendahnya kepatuhan sebagian masyarakat terhadap aturan di perlintasan sebidang.

“Kami kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar disiplin berlalu lintas dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan sebidang demi keselamatan bersama,” pintanya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan sosialisasi keselamatan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.

KAI berharap masyarakat semakin sadar bahwa perlintasan kereta api merupakan area berisiko tinggi yang membutuhkan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rambu serta sinyal peringatan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
harina KAI perlintasan sebidang semarang Kereta Api