PCNU Banyuwangi 2026–2030 Resmi Dilantik Hari Ini, Digelar di Ponpes Minhajut Thullab Muncar

Syaifuddin Mahmud • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 23:31 WIB
GERAK CEPAT: Jajaran Syuriyah, Tanfidziyah, dan Katib PCNU Banyuwangi menggelar rapat persiapan pelantikan di Ponpes Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Muncar Kamis (3/4) pukul 23.00. (Syaifuddin Mahmud/Radar Banyuwangi)
GERAK CEPAT: Jajaran Syuriyah, Tanfidziyah, dan Katib PCNU Banyuwangi menggelar rapat persiapan pelantikan di Ponpes Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Muncar Kamis (3/4) pukul 23.00. (Syaifuddin Mahmud/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Setelah ditunggu hampir dua bulan sejak pelaksanaan Konferensi Cabang, pelantikan kepengurusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi masa khidmat 2026–2030 akhirnya dipastikan digelar hari ini, Jumat (4/4).

Pelantikan pengurus baru di bawah kepemimpinan Rois Syuriyah KH Fahrudin Manan dan Ketua Tanfidziyah Ahmad Turmudi dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar.

Prosesi pelantikan akan dilakukan langsung oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Kepastian agenda penting bagi warga nahdliyin Banyuwangi itu diterima pada Kamis (2/4) setelah PBNU menggelar rapat pleno dan menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan.

Kabar turunnya SK tersebut langsung disambut antusias oleh seluruh jajaran pengurus.

Pada Kamis malam (3/4), pengurus PCNU Banyuwangi langsung menggelar rapat mendadak di Ponpes Minhajut Thullab untuk mematangkan persiapan acara.


SK Turun Mendadak, Pengurus Langsung Tancap Gas

Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi Ahmad Turmudi mengaku bersyukur setelah penantian panjang akhirnya berbuah kepastian.

Menurutnya, turunnya SK dan agenda pelantikan merupakan hasil kerja keras seluruh pengurus serta doa warga nahdliyin.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras semua pengurus dan doa warga nahdliyin agar SK turun dan dilanjutkan pelantikan dikabulkan. Yang pasti kita akan bekerja keras menyiapkan acara pelantikan yang waktunya sangat mepet,” ujarnya usai rapat pleno.

Turmudi menyebut waktu persiapan yang sangat terbatas tidak menyurutkan semangat seluruh elemen PCNU untuk memastikan acara berjalan sukses.

Malam itu juga, panitia langsung mendistribusikan undangan ke berbagai unsur organisasi NU.


1.500 Undangan Disebar ke Ranting, MWC, Banom, dan Lintas Elemen

Sebanyak sekitar 1.500 undangan langsung disebarkan kepada jajaran ranting, MWC, lembaga, badan otonom (banom), hingga berbagai elemen lintas organisasi dan tokoh masyarakat.

Langkah cepat ini dilakukan mengingat jadwal pelantikan yang sangat mendadak.

“Kami mohon maaf jika undangan yang kita kirim sangat mendadak. Asal tahu saja, kabar kepastian turunnya SK juga mendadak. Meski kejar-kejaran dengan waktu yang sangat mepet ini, pelaksanaan pelantikan kita siapkan cukup matang,” tegasnya.

Distribusi undangan dilakukan secara maraton sejak Kamis malam agar seluruh unsur NU dan tamu undangan dapat hadir.


Hasil Konfercab NU XIV Banyuwangi

Sekadar diketahui, kepengurusan PCNU Banyuwangi periode 2026–2030 merupakan hasil Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) XIV Banyuwangi.

Konfercab tersebut digelar pada 8 Januari 2026 di Kampus 2 Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung.

Dalam forum itu, Ahmad Turmudi terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah.

Sementara melalui sidang Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), KH Fahrudin Manan dipercaya menjabat sebagai Rois Syuriyah.

Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya masa khidmat kepengurusan baru untuk lima tahun ke depan.


KH Fahrudin Manan: Acara Digelar Bersamaan Haul ke-47 Pendiri Pesantren

Rois Syuriyah PCNU Banyuwangi KH Fahrudin Manan, yang akrab disapa Gus Pukul, mengaku lega setelah ada kepastian dari PBNU.

Selama masa penantian, dirinya aktif berkomunikasi dengan PBNU untuk memastikan proses administrasi kepengurusan.

Hasilnya, kabar menggembirakan datang pada Kamis siang dengan turunnya SK resmi.

“Sebagai tuan rumah, kami akan menyiapkan acara ini semaksimal mungkin. Acara pelantikan kita barengkan dengan Haul ke-47 Al-Maghfurlah KH Abdul Mannan, pendiri Pondok Pesantren Minhajut Thullab,” kata Gus Pukul.

Penggabungan agenda pelantikan dengan haul pendiri pesantren diperkirakan akan menarik ribuan jamaah dan warga nahdliyin dari berbagai wilayah di Banyuwangi.


Panggung Besar dan Live Streaming JTV Disiapkan

Ketua Panitia Pelantikan H Junaedi, yang akrab disapa Pak Jo, mengatakan panitia langsung bergerak cepat sejak dini hari untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan acara.

Lokasi utama pelantikan ditempatkan di GOR Ponpes Minhajut Thullab.

Panggung besar telah berdiri kokoh dan dilengkapi sistem tata suara profesional yang melibatkan Sultan Production.

Selain itu, baliho besar berisi flyer pelantikan juga telah dipasang di sejumlah titik strategis.

“Acara pelantikan juga disiarkan secara live streaming oleh JTV. Banser dan Pagar Nusa kita kerahkan untuk mengamankan jalannya acara. Mohon doanya supaya acara ini berlangsung sukses,” kata Pak Jo.


Banser dan Pagar Nusa Dikerahkan untuk Pengamanan

Untuk memastikan acara berjalan aman dan tertib, panitia melibatkan personel dari Banser dan Pagar Nusa.

Kedua unsur tersebut akan bertugas mengatur keamanan, arus jamaah, hingga pengamanan tamu undangan.

Dengan estimasi ribuan peserta yang hadir, pengamanan menjadi salah satu fokus utama panitia.


Momentum Konsolidasi Nahdliyin Banyuwangi

Pelantikan PCNU Banyuwangi 2026–2030 ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat cabang hingga ranting.

Selain menjadi seremoni formal, agenda ini juga menjadi simbol kesiapan kepengurusan baru dalam menjalankan program keumatan, pendidikan, sosial, dan dakwah di Banyuwangi selama lima tahun ke depan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
pelantikan PCNU Banyuwangi 2026 PCNU Banyuwangi 2026 2030 KH Fahrudin Manan Ahmad Turmudi PCNU Ponpes Minhajut Thullab Muncar