Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pikap vs Truk Adu Banteng di Cluring Banyuwangi, Kerugian Capai Rp 30 Juta

Zamrozi Wahyu • Jumat, 3 April 2026 | 05:30 WIB
SAMA-SAMA RUSAK: Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan di Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Rabu sore (1/4). (AKP Putu Ardana for Radar Banyuwangi)
SAMA-SAMA RUSAK: Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan di Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Rabu sore (1/4). (AKP Putu Ardana for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Rabu sore (1/4) sekitar pukul 16.00. Insiden yang melibatkan mobil pikap dan truk tersebut menyebabkan kerugian material hingga Rp 30 juta.

Meski kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pengemudi dan penumpang hanya mengalami luka ringan.

Kapolsek Cluring AKP Putu Ardana menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil pikap Mitsubishi L300 warna hitam bernomor polisi P 8698 VG melaju dari arah selatan.

Kendaraan tersebut dikemudikan Esa Heru Bidi, 25, warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Wongsorejo, dengan didampingi kernet bernama Warso, warga Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro.

“Mobil pikap melaju dari arah selatan menuju utara,” ujar AKP Putu Ardana.

Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di jalan menikung depan SDN 1 Tampo, kendaraan pikap tiba-tiba hilang kendali. Diduga pengemudi tidak mampu menguasai setir saat melintasi tikungan, sehingga kendaraan oleng ke kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Mitsubishi warna kuning dengan nomor polisi N 9408 YI yang dikemudikan Usman Efendi, warga Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Kedua kendaraan terlibat kecelakaan frontal atau adu banteng.

“Akibat jarak yang terlalu dekat, kedua kendaraan langsung bertabrakan,” jelasnya.

Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua kendaraan ringsek cukup parah. Polisi memperkirakan total kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp 30 juta.

Dalam kejadian ini, sopir pikap mengalami luka lecet pada bagian betis kanan. Korban langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Tidak ada korban jiwa. Pengemudi pikap mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan perawatan,” tambahnya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan diduga kuat disebabkan faktor kelalaian manusia. Kondisi jalan saat kejadian diketahui beraspal baik dan cuaca cerah, sehingga faktor lingkungan dinilai tidak menjadi penyebab utama.

Polisi pun mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur rawan seperti tikungan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkas AKP Putu Ardana. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#pikap vs truk Cluring #laka adu banteng #Jalan Tampo #kerugian kecelakaan #kecelakaan banyuwangi