RADARBANYUWANGI.ID - Aksi pencurian dengan pemberatan terjadi di Kantor Urusan Agama (KUA) Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (31/3).
Pelaku yang belum diketahui identitasnya diduga membobol kantor dengan merusak pintu, lalu menggasak uang serta satu unit laptop dengan total kerugian sekitar Rp 3,5 juta.
Saat ini, aparat dari Polsek Siliragung tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku dan memperdalam penyelidikan.
Terungkap Saat Pegawai Datang Pagi Hari
Kapolsek Siliragung, Heru Slamet Hariyanto, menjelaskan bahwa kasus ini pertama kali diketahui oleh salah satu pegawai KUA, Haryono (48), saat datang ke kantor pada pagi hari.
“Pelapor datang sekitar pukul 07.00 dan melihat pintu depan sudah terbuka dengan kondisi rusak akibat dibuka paksa,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian melakukan pengecekan ke dalam ruangan dan mendapati sejumlah barang telah hilang serta kondisi kantor dalam keadaan berantakan.
Kotak Amal Dipecah, Uang Laci Ikut Raib
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui tidak hanya merusak pintu, tetapi juga membobol kotak amal yang berada di dalam kantor.
Kotak amal berbahan kaca itu dipecah pada bagian atas untuk mengambil uang di dalamnya. Sisa kotak amal yang rusak kemudian ditinggalkan di lokasi kejadian dan kini diamankan sebagai barang bukti oleh petugas.
Selain itu, pelaku juga menggasak uang tunai yang berada di dalam laci meja pelayanan. Tak berhenti di situ, satu unit laptop yang tersimpan di tempat yang sama turut dibawa kabur.
“Total uangnya masih akan didata. Jumlah kerugian berpotensi bertambah,” jelas Kapolsek.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Kumpulkan Keterangan Saksi
Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Siliragung langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Langkah awal yang dilakukan meliputi menerima laporan, mendatangi TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi.
“Langkah yang kami lakukan menerima laporan, mendatangi TKP, meminta keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terang Heru.
CCTV Disisir, Polisi Buru Pelaku
Untuk mengungkap identitas pelaku, polisi kini tengah menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian hingga jalur akses menuju kantor KUA.
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk penting terkait pelaku maupun kendaraan yang digunakan saat menjalankan aksinya.
“Kami sedang menyisir CCTV di sekitar TKP dan jalur menuju KUA tersebut. Jika ada yang mencurigakan mungkin bisa menjadi petunjuk,” pungkasnya.
Hingga saat ini, kasus pencurian tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan pelaku. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin