RADARBANYUWANGI.ID – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Selasa (31/3).
Insiden yang melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor ini sempat mengagetkan warga sekitar.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah pada seluruh kendaraan yang terlibat.
Kapolsek Bangorejo, AKP Hariyanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat mobil Daihatsu Xenia bernopol DK 1205 WD yang dikemudikan S, 40, warga Songgon, melaju dari arah selatan.
Di depannya, terdapat mobil Daihatsu Sigra bernopol L 1063 ABZ yang dikendarai AH, 18, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo. Pengemudi Xenia saat itu berupaya menyalip kendaraan tersebut.
Namun, situasi berubah ketika kondisi jalan di depan mendadak menyempit. Pengemudi Sigra kemudian sedikit mengambil jalur ke kanan untuk menyesuaikan kondisi jalan.
“Di saat bersamaan, pengemudi Xenia kaget dan langsung membanting setir ke kanan. Dari arah berlawanan, muncul sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai DH, 41, warga setempat,” ujar AKP Hariyanto.
Situasi yang terjadi dalam waktu singkat itu memicu tabrakan beruntun. Mobil Sigra yang bergeser ke kanan justru menyenggol Xenia yang berada hampir sejajar di sampingnya. Benturan tersebut menyebabkan roda kanan mobil Sigra pecah.
Sementara itu, pengemudi Xenia yang panik berusaha menghindari sepeda motor dari arah berlawanan dengan membanting setir lebih jauh ke kanan.
Akibatnya, kendaraan tersebut keluar dari badan jalan dan menghantam tembok di pinggir jalan.
Benturan keras tersebut membuat mobil Xenia mengalami kerusakan cukup serius. Roda kanan patah, bemper rusak, serta kaca depan pecah.
“Sedangkan sepeda motor yang terserempet di bagian depan mengalami kerusakan pada bodi bagian depan,” jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat kondisi ketiga kendaraan yang mengalami rusak berat.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga kecelakaan terjadi akibat kurangnya kehati-hatian pengemudi saat hendak menyalip kendaraan di depannya.
Padahal, kondisi jalan saat kejadian dilaporkan dalam keadaan baik. Jalan lurus, beraspal, dan cuaca terang pada siang hari.
“Kecelakaan diduga karena pengemudi kurang hati-hati saat berkendara,” pungkas AKP Hariyanto.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat hendak menyalip kendaraan lain. Selain memperhatikan kondisi jalan, pengemudi juga diharapkan memastikan situasi aman dari arah berlawanan guna menghindari kecelakaan serupa.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun saat berkendara dapat berujung pada kecelakaan yang merugikan banyak pihak. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin