Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sadis! Pria di Pesanggaran Banyuwangi Tega Bacok Ibu Kandung hingga Tewas, Polisi Amankan Pelaku

Ali Sodiqin • Selasa, 31 Maret 2026 | 12:08 WIB
Ilustrasi pelaku tindakan kriminalitas. (JawaPos.com)
Ilustrasi pelaku tindakan kriminalitas. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID – Warga Dusun Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, digemparkan oleh peristiwa pembunuhan tragis yang terjadi pada Selasa pagi (31/3/2026).

Seorang pria berinisial AD (31) tega melakukan aksi sadis dengan membacok ibu kandungnya sendiri hingga meninggal dunia di tempat kejadian.

Korban diketahui berinisial BS (65). Perempuan lanjut usia tersebut mengalami luka bacok serius pada bagian punggung yang menyebabkan nyawanya tidak tertolong.

Peristiwa memilukan ini terjadi di rumah korban yang juga menjadi tempat tinggal pelaku.

Aksi brutal tersebut sontak membuat warga sekitar panik dan berhamburan mendatangi lokasi kejadian setelah mendengar teriakan dari dalam rumah.

Menurut informasi yang dihimpun, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak bersimbah darah dengan luka menganga di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam.

Kapolsek Pesanggaran AKP Maskur membenarkan adanya kasus dugaan pembunuhan tersebut.

“Iya benar ada kasus pembunuhan di wilayah Dusun Lampon,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Tak lama setelah kejadian, petugas berhasil mengamankan pelaku untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

AKP Maskur menjelaskan bahwa pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga dekat, yakni ibu dan anak kandung yang tinggal dalam satu rumah.

“Korban merupakan ibu kandung pelaku yang tinggal serumah,” jelasnya.

Kejadian ini mengejutkan masyarakat setempat karena selama ini keluarga tersebut dikenal tinggal normal seperti warga pada umumnya.

Warga sekitar mengaku tidak menyangka tragedi berdarah itu terjadi di lingkungan mereka.

“Peristiwa pembunuhan ibu kandung ini membuat warga sekitar panik,” tambahnya.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Pesanggaran masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik aksi pembunuhan tersebut.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga pelaku mengalami gangguan psikologis atau depresi sebelum melakukan aksi nekat tersebut.

“Diduga pelaku mengalami depresi sehingga nekat membacok ibu kandungnya dengan senjata tajam,” paparnya.

Meski demikian, polisi masih mendalami kondisi kejiwaan pelaku serta memeriksa sejumlah saksi dari lingkungan sekitar guna memastikan kronologi lengkap kejadian.

Jenazah korban telah dievakuasi untuk kepentingan visum sebagai bagian dari proses penyidikan.

Sementara itu, pelaku kini telah diamankan di Mapolsek Pesanggaran dan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Sudah kami amankan dan pelaku menjalani proses penyidikan,” pungkas AKP Maskur.

Kasus ini menambah daftar peristiwa kriminal yang mengejutkan publik di Banyuwangi, terutama karena melibatkan hubungan keluarga inti.

Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya anggota keluarga yang menunjukkan gejala gangguan psikologis agar dapat segera mendapat penanganan yang tepat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#kasus kriminal Banyuwangi #pembunuhan ibu kandung Banyuwangi #Pesanggaran Banyuwangi #pria bacok ibu kandung #polisi amankan pelaku