Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pria 48 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Kabat Banyuwangi, Diduga Bunuh Diri

Zamrozi Wahyu • Senin, 30 Maret 2026 | 21:30 WIB
OLAH TKP: Anggota Polsek Kabat bersama Tim Inafis Polresta Banyuwangi melakukan olah tempat kejadian perkara kasus pria yang mengakhiri hidupnya sendiri di Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Senin (30/3). (Polsek Kabat)
OLAH TKP: Anggota Polsek Kabat bersama Tim Inafis Polresta Banyuwangi melakukan olah tempat kejadian perkara kasus pria yang mengakhiri hidupnya sendiri di Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Senin (30/3). (Polsek Kabat)

RADARBANYUWANGI.ID – Warga Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat digegerkan dengan penemuan seorang pria paruh baya yang meninggal dunia di area kebun, Senin pagi (30/3).

Korban diketahui berinisial SD, 48. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di bawah pohon durian sekitar pukul 07.30. Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Kabat AKP Badrodin Hidayat mengatakan, setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi bersama tim medis dari puskesmas setempat.

“Ada warga yang melapor menemukan mayat di area kebun dengan kondisi tidak wajar,” ujarnya.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

Namun, terdapat indikasi lain yang mengarah pada dugaan bunuh diri. Salah satunya adalah kondisi tubuh korban yang menunjukkan tanda-tanda tertentu secara medis.

“Untuk memastikan penyebab pasti kematian sebenarnya perlu dilakukan otopsi. Namun pihak keluarga menolak dan sudah membuat pernyataan tertulis,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit stroke. Selain itu, korban juga disebut pernah beberapa kali mencoba mengakhiri hidupnya, namun upaya tersebut berhasil digagalkan.

Informasi tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat bunuh diri, meskipun kepastian medis tidak dapat diperoleh tanpa proses autopsi.

Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan, baik fisik maupun mental, terutama bagi individu yang memiliki riwayat penyakit atau tekanan psikologis.

Jika Anda atau orang di sekitar mengalami tanda-tanda depresi atau keinginan untuk mengakhiri hidup, sangat dianjurkan untuk segera mencari bantuan profesional atau berbicara dengan keluarga dan orang terdekat. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#dugaan bunuh diri #polisi Kabat #kasus kematian #penemuan mayat Banyuwangi #Kabat Banyuwangi #pria meninggal Banyuwangi