RADARBANYUWANGI.ID – Kebakaran terjadi di sebuah warung darplok di Kelurahan Temenggungan, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (26/3) malam. Insiden yang diduga dipicu kebocoran gas elpiji itu menyebabkan dua orang pemilik warung mengalami luka ringan.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.55 WIB di Warung Darplok Sritanjung, yang berlokasi di Jalan Dadali Putih Nomor 6, Temenggungan.
Damkarmat Tiba Cepat, Api Berhasil Dipadamkan
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi menerima laporan kejadian pada pukul 20.01 WIB. Tim pemadam langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba hanya berselang empat menit kemudian.
Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat. Proses pemadaman dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 20.28 WIB.
Diduga Berasal dari Kebocoran Regulator Gas
Kepala Damkarmat Banyuwangi, Edy Supriyono, menjelaskan bahwa kebakaran diduga berasal dari kebocoran regulator gas saat aktivitas memasak berlangsung.
“Dari hasil asesmen awal, api muncul dari katup tabung gas yang bocor dan langsung menyambar ke bagian atas, termasuk terpal penutup warung darplok,” ujarnya.
Warga Sempat Padamkan Api Secara Manual
Sebelum petugas datang, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan pasir dan kain basah. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal sehingga warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Dua Pemilik Dilarikan ke RSUD Blambangan
Dalam kejadian tersebut, pasangan suami istri pemilik warung mengalami luka ringan pada bagian tangan akibat tersambar api. Keduanya langsung dilarikan warga ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan penanganan medis.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun dua orang pemilik warung mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan medis,” tambah Edy.
Kerugian Capai Ratusan Ribu Rupiah
Luas area yang terbakar relatif kecil, hanya sekitar 1 x 2 meter. Meski demikian, sejumlah peralatan mengalami kerusakan, seperti kompor, tabung gas, atap terpal, serta perlengkapan memasak lainnya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 600 ribu.
Imbauan Waspada Penggunaan Gas Elpiji
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada dalam penggunaan gas elpiji, terutama memastikan kondisi regulator dan selang dalam keadaan aman sebelum digunakan.
Kejadian kebakaran akibat kebocoran gas masih menjadi salah satu penyebab utama insiden rumah tangga, sehingga langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari risiko serupa di kemudian hari. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin