Perantau Bertambah, Angka Pemotor Menuju Bali Naik

Fredy Rizki Manunggal • Dipublikasikan Jumat, 27 Maret 2026 | 14:20 WIB
Antrean kendaraan di Pelahuhan ASDP Ketapang, Jumat (27/3/2026). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Antrean kendaraan di Pelahuhan ASDP Ketapang, Jumat (27/3/2026). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RadarBanyuwangi.ID - Momen arus balik Lebaran  di Pelabuhan ASDP Ketapang tak selalu menjadi waktu kembalinya pekerja ke tempat kerja mereka. Pada musim arus balik tahun ini, beberapa perantau baru tampak terlihat ikut menyeberang ke Pulau Bali.

Salah satunya Yudha,23. Pria asal Muncar itu mengaku setelah lebaran ikut bekerja dengan salah satu saudaranya di Jimbaran. Karena toko material yang menjadi tempat bekerja saudaranya membutuhkan tenaga tambahan.

"Mumpung ada tawaran pekerjaan, dan ada saudara juga jadi habis lebaran ini  ikut ke Bali sekalian bekerja," ungkapnya.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, ASDP Prioritaskan Motor dan Angkutan Umum di Ketapang

Tak hanya pekerja pria, ada pekerja wanita yang ikut menyeberang ke Bali untuk bekerja. Rika,24 seorang wanita asal Situbondo mengatakan dirinya sebenarnya sudah diterima bekerja sejak Bulan Februari lalu. Dia ikut kembali sebelum hari raya Nyepi lalu kembali lagi untuk bekerja.

"Itunganya baru tahun ini merasakan mudik dari Bali meskipun sebentar," ungkap wanita yang bekerja sebagai Spa Receptionist itu. 

Para pekerja baru yang ikut kembali ke Bali rata-rata berangkat bersama saudara atau kenalan mereka yang sudah bekerja di Bali. Fenomena itu juga tercatat ikut menambah jumlah kendaraan khususnya roda dua yang menyeberang ke Bali. 

Berdasarkan data Posko ADSDP Ketapang pada 25 Maret 2026, tercatat peningkatan signifikan terlihat pada kendaraan roda dua yang menyeberang ke Bali. Jumlah kendaraan yang menyeberang ke bali mencapai 8.691 unit atau tumbuh 24,1%. Kemudian kendaraan logistik berupa truk juga naik menjadi 921 unit atau meningkat 18,7%.

Selanjutnya kendaraan roda empat tercatat 4.644 unit dan bus sebanyak 302 unit. Secara total, kendaraan yang menyeberang mencapai 14.558 unit, naik 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+3, total penumpang mencapai 375.617 orang atau naik 0,8%, dengan total kendaraan sebanyak 91.919 unit atau meningkat 5,5%. 

General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko Kurnianjah mengatakan,  peningkatan jumlah kendaraan yang menyeberang terus meningkat. ASDP sendiri fokus untuk melakukan penataan dan manajemen lalu lintas untuk memastikan kelancaran arus balik hingga tuntas. "Seluruh skema operasional dijalankan adaptif, termasuk optimalisasi buffer zone agar arus kendaraan tetap mengalir tanpa penumpukan,” pungkasnya. (fre/aif)

Editor : Syaifuddin Mahmud
pelabuhan ketapang bali arus balik