RADARBANYUWANGI.ID – Kebakaran melanda sebuah rumah kosong di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Penganjuran, Banyuwangi, Rabu (25/3) sekitar pukul 16.00. Api sempat membakar bagian atap bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke rumah warga lainnya.
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar yang melihat kobaran api membesar di bagian atas bangunan. Beruntung, respons cepat petugas pemadam kebakaran mampu mengendalikan situasi dalam waktu singkat.
Damkarmat Bergerak Cepat, Api Padam dalam 13 Menit
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi, informasi kebakaran diterima pada pukul 16.22. Tim pemadam langsung dikerahkan ke lokasi begitu laporan masuk.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan proses pemadaman dan pendinginan. Api berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar 13 menit dan dinyatakan padam pada pukul 16.35.
Kepala Damkarmat Banyuwangi, Edy Supriyono, menyampaikan bahwa kecepatan respons menjadi faktor utama dalam mencegah kebakaran meluas.
“Kami menerima laporan dari warga dan langsung mengerahkan tim. Api berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak merambat ke bangunan lain,” ujarnya.
Warga Sempat Lakukan Pemadaman Mandiri
Sebelum petugas tiba, warga sekitar berinisiatif melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Upaya tersebut cukup membantu menahan penyebaran api.
Namun, kobaran api yang menjalar hingga ke bagian atap membuat penanganan menjadi sulit dilakukan tanpa peralatan khusus. Bara api yang masih tersisa di bagian atas bangunan akhirnya ditangani oleh petugas Damkarmat.
Diduga Dipicu Bakar Sampah
Dari hasil asesmen sementara, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi. Api kemudian membesar akibat tiupan angin dan merambat ke bangunan kosong tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya membakar sampah tanpa pengawasan, terutama di area permukiman.
Imbauan Waspada Kebakaran
Edy mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membakar sampah.
“Kami mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan membakar sampah, apalagi di dekat bangunan. Risiko kebakaran sangat besar, terutama saat kondisi angin kencang,” tegasnya.
Potensi Bahaya di Lingkungan Permukiman
Kebakaran rumah kosong seperti ini juga menjadi perhatian karena berpotensi menjadi titik rawan jika tidak diawasi. Selain berisiko menimbulkan kebakaran, bangunan kosong seringkali menjadi lokasi aktivitas yang tidak terpantau.
Dengan kejadian ini, pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem pelaporan dini jika terjadi potensi kebakaran.
Respon cepat, koordinasi warga, dan kesiapsiagaan petugas menjadi kunci utama dalam mencegah dampak yang lebih besar dari peristiwa kebakaran di wilayah permukiman. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin