RADARBANYUWANGI.ID - Kondisi luapan air sungai yang sempat menggenangi jalur rel kereta api di petak antara Stasiun Tanjung dan Stasiun Brebes, tepatnya di KM 177+3/4, kini dilaporkan berangsur surut. Per Kamis (26/3/2026), perjalanan kereta api di lokasi tersebut telah kembali berjalan normal.
Informasi terbaru dari petugas lapangan menyebutkan bahwa jalur rel telah dinyatakan aman untuk dilalui dengan kecepatan normal.
Sebelumnya, genangan air sempat memengaruhi operasional perjalanan kereta api di wilayah Brebes tersebut.
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan bahwa kondisi kini sudah terkendali setelah dilakukan pemantauan intensif sejak dini hari.
“Saat ini luapan air telah berangsur surut. Perjalanan kereta api kini dapat melintas di lokasi tersebut dengan kecepatan normal,” ujar PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Instagram @kai121_.
Meski demikian, KAI turut menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api yang terjadi akibat insiden tersebut.
Luapan air pertama kali dilaporkan terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 02.35 WIB. Air sungai meluap hingga menggenangi jalur rel di antara Stasiun Tanjung dan Stasiun Brebes.
Pada saat kejadian, jalur hulu dan hilir masih dapat dilalui oleh kereta api antarkota. Namun, demi menjaga keselamatan perjalanan, diterapkan pembatasan kecepatan di titik terdampak.
Petugas langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan kondisi jalur tetap aman dilalui. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi air berangsur surut.
KAI kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api sebagai prioritas utama.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api yang terjadi akibat kondisi tersebut,” demikian pernyataan resmi KAI.
Editor : Lugas Rumpakaadi