RADARBANYUWANGI.ID – Kehadiran Masjid Nur Ahmad di Dusun Curah Saleh, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, Situbondo, membawa dampak positif bagi kehidupan religius warga setempat.
Masjid yang dibangun secara pribadi oleh H Ahmad Mujiono itu kini telah resmi digunakan untuk berbagai aktivitas ibadah, termasuk Salat Idul Fitri yang digelar pada Sabtu (21/3).
Bangunan masjid yang mulai dibangun sejak 2024 tersebut menjadi solusi bagi warga yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk melaksanakan ibadah berjamaah.
Humas tambang CV Lintang Timur Bersinar, Yayan, menyampaikan rasa syukurnya karena pembangunan masjid telah rampung dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Pembangunan masjid sudah selesai. Masjid ini sudah bisa digunakan untuk Salat Idul Fitri, bahkan selama bulan Ramadan juga dimanfaatkan untuk Salat Tarawih,” ujarnya, Senin (24/3).
Meski demikian, Yayan menyebut masih ada beberapa fasilitas pendukung yang belum sepenuhnya rampung. Di antaranya pembangunan kamar mandi, area parkir, serta menara masjid yang masih dalam tahap penyelesaian.
Fasilitas Nyaman, Warga Tak Perlu Jauh Beribadah
Keberadaan Masjid Nur Ahmad disambut antusias oleh warga Dusun Curah Saleh. Salah satu warga, Ahmad Rifai, mengaku sangat terbantu dengan adanya tempat ibadah baru di lingkungannya.
Ia menyebut, sebelumnya warga harus berjalan cukup jauh menuju masjid di wilayah utara dusun untuk melaksanakan salat berjamaah.
“Sekarang warga tidak perlu jauh lagi. Masjidnya dekat, bangunannya juga bagus dan nyaman,” kata Rifai.
Menurutnya, masjid tersebut dibangun dengan desain minimalis modern. Interiornya tampak bersih dan dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC), sehingga memberikan kenyamanan bagi jamaah saat beribadah.
“Bangunan masjidnya terlihat bersih dan sejuk karena ber-AC. Warga di sini benar-benar bersyukur,” imbuhnya.
Dampak Sosial dari Kehadiran Tambang
Rifai juga menyoroti peran pemilik tambang dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.
Selain membangun masjid, keberadaan usaha tambang yang dikelola CV Lintang Timur Bersinar dinilai memberikan dampak ekonomi bagi warga.
“Selain membangun masjid, pemilik tambang juga memberi pekerjaan bagi warga. Bahkan kotoran sapi milik warga juga dibeli,” jelasnya.
Hal ini membuat keberadaan tambang tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga sosial dan keagamaan.
Diharapkan Jadi Pusat Kegiatan Keagamaan
Dengan selesainya pembangunan masjid, warga berharap Masjid Nur Ahmad dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan di Dusun Curah Saleh dan sekitarnya.
Tidak hanya untuk salat berjamaah, masjid ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan lainnya seperti pengajian, pendidikan Al-Qur’an, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ke depan, penyelesaian fasilitas pendukung seperti area parkir dan menara masjid diharapkan semakin meningkatkan kenyamanan jamaah serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat aktivitas umat.
Kehadiran Masjid Nur Ahmad menjadi contoh nyata sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam membangun fasilitas yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. (hum/sgt)
Editor : Ali Sodiqin