Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Macet Parah di Jembatan Sasak Tambong Banyuwangi Saat Lebaran, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup

Bagus Rio Rohman • Selasa, 24 Maret 2026 | 20:24 WIB

Personel Turjawali Satlantas Polresta Banyuwangi mengatur kepadatan arus lalu lintas di Jembatan Sasak Tambong, Kecamatan Kabat, Selasa (24/3).
Personel Turjawali Satlantas Polresta Banyuwangi mengatur kepadatan arus lalu lintas di Jembatan Sasak Tambong, Kecamatan Kabat, Selasa (24/3).

RADARBANYUWANGI.ID – Momentum Hari Raya Idul Fitri kembali memicu lonjakan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan di Banyuwangi. Salah satu titik yang mengalami kepadatan cukup signifikan terjadi di Jembatan Sasak Tambong, Kecamatan Kabat.

Kondisi jalan yang menyempit di area jembatan menjadi pemicu utama terjadinya antrean panjang kendaraan dari dua arah.

Ditambah meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran, kepadatan lalu lintas pun tak terhindarkan.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih parah, Satlantas Polresta Banyuwangi langsung bergerak cepat dengan menerjunkan tim urai kemacetan di lokasi.

Puluhan personel disiagakan di sejumlah titik rawan guna memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Rudi, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi akibat lonjakan volume lalu lintas.

“Kita sudah berupaya melakukan penguraian kepadatan akibat meningkatnya volume kendaraan,” ujarnya.

Menurutnya, sebanyak 50 personel gabungan telah ditempatkan di titik-titik strategis yang berpotensi mengalami kemacetan, termasuk di kawasan Jembatan Sasak Tambong yang dikenal sebagai salah satu bottleneck lalu lintas di wilayah tersebut.

“Ini dilakukan untuk mengantisipasi parahnya kemacetan, karena di jembatan terjadi penyempitan jalan,” jelasnya.

Selain menempatkan personel di lapangan, petugas juga menerapkan pengaturan lalu lintas secara manual dengan sistem buka tutup situasional. Langkah ini dinilai efektif untuk mengatur arus kendaraan yang datang dari dua arah secara bersamaan.

“Pengaturan dilakukan secara fleksibel, menyesuaikan kondisi di lapangan. Terutama saat volume kendaraan meningkat dari dua arah,” ungkap Rudi.

Pantauan di lokasi, petugas tampak sigap mengurai antrean kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Mereka juga aktif memberikan imbauan kepada para pengendara agar tetap tertib selama melintas di kawasan tersebut.

Pengendara diingatkan untuk tidak saling serobot atau menerobos antrean (ngeblong), serta selalu mematuhi arahan petugas demi kelancaran bersama.

“Kalau tidak diatur, potensi kemacetan bisa semakin panjang. Apalagi ini jalur penghubung yang cukup padat saat arus mudik dan balik Lebaran,” tegasnya.

Upaya pengamanan dan pengaturan lalu lintas ini akan terus dilakukan selama periode arus mudik dan balik Lebaran, mengingat intensitas kendaraan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Dengan adanya kehadiran petugas di lapangan, diharapkan arus lalu lintas di kawasan Jembatan Sasak Tambong tetap lancar dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#macet #Sasak Tambong #polresta banyuwangi #kabat #kepadatan lalu lintas #banyuwangi #arus balik lebaran