RADARBANYUWANGI.ID – Warga Dusun Blumbang, Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi digegerkan dengan penemuan sesosok pria paruh baya yang sudah dalam kondisi meninggal dunia di area persawahan, Minggu (22/3).
Korban diketahui bernama Sapto, 50, seorang pencari rumput asal desa setempat. Ia ditemukan dalam posisi tengkurap di saluran irigasi di pematang sawah sekitar pukul 14.14.
Ditemukan Warga Saat Melintas
Kapolsek Singojuruh, Achmad Rudy, menjelaskan bahwa penemuan jenazah bermula saat seorang warga bernama Mulyono melintas di area persawahan.
“Saksi melihat ada seseorang yang sudah terbujur kaku di pematang sawah,” ujarnya.
Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada warga lain, termasuk Nur Salim, sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak berwenang.
Informasi tersebut segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian bersama tenaga medis dari puskesmas setempat.
Polisi dan Tim Medis Lakukan Pemeriksaan
Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa luka pada tubuh korban, di antaranya luka robek kecil di bagian dalam bibir, luka lecet di punggung, serta lecet di sekitar mata kanan dan daun telinga.
Namun demikian, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak kriminal.
“Tidak ditemukan adanya bekas kekerasan pada tubuh korban,” tegas AKP Rudy.
Diduga Meninggal karena Riwayat Penyakit
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit, di antaranya tekanan darah rendah dan asam urat. Bahkan, sebelumnya korban juga pernah mengalami pingsan di area persawahan.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang kambuh saat beraktivitas.
Untuk memastikan penyebab pasti kematian, pihak kepolisian sebenarnya menyarankan dilakukan autopsi. Namun, keluarga korban menolak dan memilih menerima kejadian tersebut sebagai takdir.
“Untuk mengetahui penyebab pasti memang perlu dilakukan autopsi, tetapi keluarga menolak dan membuat pernyataan tertulis,” jelasnya.
Pamit Cari Rumput, Tak Pernah Kembali
Dari keterangan keluarga, korban diketahui keluar rumah sekitar pukul 10.00 untuk mencari rumput seperti aktivitas sehari-hari. Namun, hingga siang hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah.
Kekhawatiran keluarga akhirnya terjawab setelah kabar duka datang bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 15.15.
“Korban pamit mencari rumput, tetapi tidak kembali hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia,” pungkas AKP Rudy.
Jenazah Diserahkan ke Keluarga
Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar rumah. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin