Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Baznas Banyuwangi Salurkan 50 Paket Sembako untuk Komunitas Sahabat Tuli

Lugas Rumpakaadi • Senin, 16 Maret 2026 | 05:47 WIB

Baznas Banyuwangi menyalurkan 50 paket sembako untuk komunitas sahabat tuli.
Baznas Banyuwangi menyalurkan 50 paket sembako untuk komunitas sahabat tuli.

RADARBANYUWANGI.ID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi menyalurkan bantuan sebanyak 50 paket sembako kepada komunitas sahabat tuli yang tersebar di berbagai kecamatan di wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi, Dwi Yanto, dalam kegiatan Silaturahim Ramadan dan Buka Bersama yang digelar di Aula Shelter Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi, Jalan HOS Cokroaminoto No. 99, Dusun Watu Ulo, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, pada Minggu sore (15/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan 1447 Hijriah itu diselenggarakan oleh Rumah Qur’an Sahabat Tuli Irsyadut Tholibien (RQST IT) Banyuwangi.

Bantuan sembako tersebut sebelumnya diajukan melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) Kecamatan Muncar. Pengajuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan surat resmi yang dikirimkan oleh UPZ Kecamatan Muncar kepada Baznas Kabupaten Banyuwangi.

Acara silaturahim ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan pembinaan keagamaan. Salah satunya adalah latihan membaca Al-Qur’an menggunakan isyarat huruf hijaiyah yang diperuntukkan bagi penyandang tuli.

Selain itu, peserta juga mengikuti ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad Iqbal Attamimi dengan pendampingan juru bahasa isyarat agar materi dapat dipahami oleh para peserta.

Ketua RQST IT Banyuwangi, Alfia Nurin Ni’mah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menghadirkan pembinaan keagamaan yang inklusif bagi sahabat tuli.

“Harapannya, materi keislaman dapat dipahami secara utuh dan setara,” ujarnya.

Menurut Alfia, kehadiran juru bahasa isyarat dalam kegiatan ceramah maupun pengajian menjadi bagian penting agar teman-teman tuli dapat mengikuti pembelajaran agama dengan lebih mudah.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengaku bangga melihat semangat para sahabat tuli dalam mengikuti kegiatan tersebut, khususnya saat latihan membaca Al-Qur’an dengan bahasa isyarat.

Ia menilai antusiasme peserta menunjukkan semangat besar untuk terus belajar dan memperdalam pengetahuan agama.

“Semoga bantuan dan dukungan dari Baznas ini menambah semangat bagi sahabat tuli untuk terus belajar agama dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat,” kata Dwi.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#baznas banyuwangi #ramadan #komunitas sahabat tuli