Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Remaja Mabuk Keroyok Dua Petugas Satpol PP di Pendopo Banyuwangi, Keributan Picu Kepanikan Warga

Ali Sodiqin • Minggu, 15 Maret 2026 | 10:56 WIB

Dua petugas Satpol PP Banyuwangi dikeroyok gerombolan remaja mabuk di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Minggu 15 Maret 2026.
Dua petugas Satpol PP Banyuwangi dikeroyok gerombolan remaja mabuk di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Minggu 15 Maret 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Ketegangan terjadi di kawasan Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Minggu dini hari (15/3/2026).

Dua petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyuwangi menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok remaja yang diduga dalam kondisi mabuk.

Insiden tersebut sempat memicu keributan dan membuat suasana di sekitar pendopo menjadi gaduh. Bahkan sejumlah warga yang berada di lokasi turut menyaksikan kejadian tersebut.

Beruntung, aksi pengeroyokan itu akhirnya berhasil diredam setelah petugas kepolisian yang sedang melakukan patroli datang ke lokasi.

Berawal dari Teguran Petugas

Kepala Satpol PP Kabupaten Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, membenarkan adanya insiden pengeroyokan terhadap dua anggotanya yang bertugas menjaga Pos Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

“Benar ada dua korban pengeroyokan yakni petugas penjaga Pos Pendopo Sabha Swagata Blambangan,” ujar Yoppy.

Menurutnya, peristiwa tersebut bermula ketika dua petugas Satpol PP menemukan sekelompok remaja yang sedang menggelar pesta minuman keras di trotoar depan Taman Kanak-kanak (TK) Pertiwi Banyuwangi.

Para remaja itu diketahui tengah menenggak minuman keras jenis Arak Bali sambil berkumpul di area tersebut.

Melihat kondisi tersebut, petugas kemudian menegur mereka agar menghentikan aktivitas minum-minuman keras di lokasi tersebut.

“Petugas menegur pemuda itu agar tidak menggelar pesta miras dan membuang botol miras di depan TK Pertiwi karena mengotori area tempat pendidikan,” jelas Yoppy.

Remaja Diduga Mabuk dan Tidak Terima Ditegur

Setelah ditegur, para remaja tersebut mengaku berasal dari wilayah Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi.

Namun teguran dari petugas justru memicu emosi mereka. Diduga dalam kondisi mabuk, para remaja tersebut tidak terima dengan peringatan yang diberikan oleh Satpol PP.

Situasi sempat memanas sebelum akhirnya dua petugas kembali ke pos penjagaan yang berada di kawasan pendopo.

Namun tanpa diduga, gerombolan remaja itu justru mengejar petugas hingga masuk ke area Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

“Mereka lompat pagar dan mengejar petugas sampai ke dalam pendopo,” ujar Yoppy.

Dua Petugas Satpol PP Dikeroyok

Setibanya di area pendopo, dua petugas Satpol PP tersebut langsung menjadi sasaran pengeroyokan oleh para remaja tersebut.

Jumlah pelaku yang lebih banyak membuat kedua petugas kesulitan melawan.

Keduanya bahkan sempat jatuh bangun karena terus mendapatkan pukulan dari para pelaku.

Tidak hanya itu, keributan tersebut juga memancing perhatian remaja lain yang berada di sekitar lokasi.

Beberapa di antaranya bahkan ikut masuk ke area pendopo dan terlibat dalam pengeroyokan.

“Mereka yang didominasi remaja terpancing dengan keributan tersebut dan ikut masuk ke dalam pendopo,” jelas Yoppy.

Sebagian pelaku bahkan terlihat mengenakan atribut sarung dan songkok saat ikut melakukan pengeroyokan terhadap petugas.

Keributan Dekat Masjid Saat Jemaah Salat Iktikaf

Insiden tersebut terjadi ketika di kawasan sekitar juga sedang berlangsung kegiatan ibadah.

Pada saat bersamaan, sejumlah jemaah diketahui sedang melaksanakan Salat Iktikaf di Masjid Baiturrahman yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Keributan yang terjadi di area pendopo sempat membuat situasi di sekitar masjid menjadi tegang.

Beberapa warga dan jemaah sempat keluar untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.

Polisi Datang dan Amankan Pelaku

Aksi pengeroyokan itu akhirnya berhasil dihentikan setelah petugas kepolisian yang sedang melakukan patroli melintas di sekitar lokasi.

Polisi langsung turun tangan untuk membubarkan keributan dan mengamankan sejumlah remaja yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan.

Beberapa pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Banyuwangi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Sudah diamankan dan kami juga sudah melaporkan adanya aksi itu kepada polisi,” pungkas Yoppy.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden pengeroyokan tersebut.

Petugas juga tengah mendata jumlah remaja yang terlibat serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian.

Sementara itu, dua anggota Satpol PP yang menjadi korban pengeroyokan dilaporkan mengalami luka akibat dipukul oleh para pelaku.

Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di kawasan pendopo yang merupakan pusat kegiatan pemerintahan Kabupaten Banyuwangi.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak melakukan aktivitas yang melanggar hukum seperti mengonsumsi minuman keras di tempat umum.

Selain membahayakan diri sendiri, tindakan tersebut juga dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#kerusuhan pendopo sabha swagata blambangan #pengeroyokan satpol pp banyuwangi #berita Banyuwangi hari ini #remaja mabuk banyuwangi #satpol pp dikeroyok