Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pecah Ban di Tikungan Glen Falloch Kalibaru Banyuwangi, Truk Muatan Gabah Terguling dan Sempat Picu Kemacetan

Salis Ali Muhyidin • Minggu, 15 Maret 2026 | 04:00 WIB

OVERLOAD: Truk nopol P 8973 UN yang menngangkut gabah terguling di tikungan Perkebunan Glenn Falloch, masuk Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Sabtu (14/3)
OVERLOAD: Truk nopol P 8973 UN yang menngangkut gabah terguling di tikungan Perkebunan Glenn Falloch, masuk Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Sabtu (14/3)

RADARBANYUWANGI.ID – Jalur rawan kecelakaan lalu lintas di tikungan kawasan Perkebunan Glen Falloch, Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, kembali memakan korban.

Sebuah truk Mitsubishi bermuatan gabah terguling di badan jalan setelah mengalami pecah ban, Sabtu (14/3) sekitar pukul 10.30.

Kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan truk Mitsubishi bernomor polisi P 8973 UN yang dikemudikan Irwan Santoso (34), warga Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.

Insiden tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama penghubung Jember–Banyuwangi tersendat karena badan truk menutup sebagian ruas jalan.

Photo
Photo

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Sopir truk berhasil menyelamatkan diri meskipun mengalami luka ringan.

Pecah Ban Saat Melintasi Tikungan Menurun

Kanit Lantas Polsek Kalibaru Aipda Aries Prasetyanto menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk tersebut melaju dari arah barat menuju Banyuwangi.

Saat memasuki tikungan di kawasan perkebunan Glen Falloch yang memiliki kontur jalan menurun, truk diduga mengalami pecah ban pada bagian roda kiri.

Diduga kuat kondisi tersebut dipicu oleh muatan kendaraan yang melebihi kapasitas atau overload.

“Sesampainya di lokasi, truk yang hendak menikung mengalami pecah ban sebelah kiri akibat kelebihan muatan,” jelas Aries.

Akibat pecah ban tersebut, kendaraan langsung kehilangan keseimbangan sehingga oleng di badan jalan.

Tak lama kemudian truk terguling dan sebagian muatannya berserakan di sekitar lokasi kejadian.

“Karena pecah ban, truk langsung oleng dan akhirnya terguling di badan jalan,” ujarnya.

Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Kecelakaan tersebut sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional Jember–Banyuwangi yang dikenal cukup padat.

Badan truk yang terguling menutup sebagian ruas jalan sehingga kendaraan dari dua arah harus bergantian melintas.

Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan dari warga segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

“Kami langsung menuju lokasi setelah mendapat laporan warga,” kata Aries.

Petugas kemudian melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan yang lebih panjang.

Sistem buka-tutup jalur diterapkan selama proses evakuasi berlangsung.

“Kami sempat melakukan pengaturan arus lalu lintas agar kendaraan tetap bisa melintas meskipun bergantian,” jelasnya.

Evakuasi Gunakan Alat Berat

Proses evakuasi truk yang terguling tidak dapat dilakukan dengan cepat karena kondisi kendaraan cukup berat dan posisi berada di tikungan jalan.

Petugas akhirnya meminta sopir untuk memindahkan sebagian muatan gabah dari dalam truk agar proses evakuasi lebih mudah dilakukan.

Selanjutnya evakuasi dilakukan dengan bantuan alat berat milik pihak perkebunan yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Truk kemudian ditarik untuk dikembalikan ke posisi semula sebelum akhirnya dipindahkan dari badan jalan.

Proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam dan baru selesai sekitar pukul 13.00.

“Sempat terjadi antrean kendaraan, namun berhasil kami urai dengan sistem buka-tutup jalur,” terang Aries.

Jalur Glen Falloch Dikenal Rawan Kecelakaan

Jalur tikungan di kawasan Perkebunan Glen Falloch selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kalibaru.

Kontur jalan yang menurun dan berkelok membuat pengemudi harus ekstra berhati-hati saat melintas, terutama bagi kendaraan berat.

Apalagi dalam beberapa hari terakhir volume kendaraan di jalur Jember–Banyuwangi mulai meningkat seiring mendekatnya arus mudik Lebaran.

Karena itu pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar lebih waspada saat melintasi jalur tersebut.

Pengemudi juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.

“Arus lalu lintas mulai meningkat. Tingkat kerawanan kecelakaan juga bisa meningkat, karena itu pengemudi harus mempersiapkan kendaraan sebelum melintas,” pungkas Aries. (sas/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#jalur rawan laka jember banyuwangi #truk muatan gabah terguling #truk terguling kalibaru #kecelakaan tikungan glen falloch #kecelakaan kalibaru banyuwangi