Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mudik Lewat Gilimanuk Membludak, Pemudik Keluhkan Antrean Hingga 4 Jam Menuju Penyeberangan Bali–Jawa

Ramada Kusuma Atmaja • Minggu, 15 Maret 2026 | 03:00 WIB

MERAPAT KE DERMAGA: Setelah terjebak kemacetan di Gilimanuk, para penumpang kapal akhirnya bisa sampai Pelabuhan Ketapang.
MERAPAT KE DERMAGA: Setelah terjebak kemacetan di Gilimanuk, para penumpang kapal akhirnya bisa sampai Pelabuhan Ketapang.

RADARBANYUWANGI.ID - Arus mudik dari Bali menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk terus mengalami peningkatan menjelang libur panjang dan penutupan operasional penyeberangan saat Hari Raya Nyepi. Lonjakan kendaraan yang terjadi membuat antrean menuju pelabuhan semakin panjang.

Kepadatan arus kendaraan bahkan dirasakan langsung oleh para pemudik yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Salah satunya dialami Fiki, pemudik asal Cirebon, Jawa Barat. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengajar di salah satu sekolah kejuruan di Kabupaten Tabanan, Bali tersebut memutuskan mudik lebih awal setelah aktivitas sekolah mulai diliburkan.

Photo
Photo

Menurut dia, sekolah tempatnya mengajar memberikan masa libur hingga 30 Maret 2026 sehingga ia memanfaatkan waktu tersebut untuk pulang kampung ke Jawa Barat.

Namun perjalanan menuju pelabuhan tidak berjalan mudah karena padatnya arus kendaraan yang menuju kawasan Pelabuhan Gilimanuk.

“Cukup melelahkan, di Gilimanuk tadi sangat padat,” ujar Fiki saat ditemui di area antrean penyeberangan.

Antrean Kendaraan Hingga Masuk Permukiman Warga

Keluhan serupa juga disampaikan pemudik lainnya, Setiawan, yang sehari-hari bekerja di Bali. Ia mengaku hendak pulang ke Banyuwangi untuk berkumpul dengan keluarga di rumah istrinya.

Menurut Setiawan, kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk sangat tinggi sehingga antrean kendaraan mengular cukup panjang.

Bahkan pada beberapa titik, antrean kendaraan sudah masuk hingga ke gang-gang permukiman warga di sekitar jalur menuju pelabuhan.

“Padat sekali, saya kena macet sampai empat jam sebelum bisa masuk antrean pelabuhan,” tuturnya.

Ia menilai lonjakan kendaraan tersebut kemungkinan dipicu oleh banyaknya warga yang memilih mudik lebih awal sebelum penutupan operasional penyeberangan saat Hari Raya Nyepi.

Selain itu, mendekatnya momen arus mudik Lebaran juga membuat mobilitas masyarakat dari Bali menuju Pulau Jawa meningkat signifikan.

Puluhan Ribu Penumpang Menyeberang

Lonjakan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk juga terlihat dari data produksi penyeberangan yang tercatat di Posko Angkutan Lebaran.

Berdasarkan data Posko Gilimanuk pada H-8 Lebaran, tercatat jumlah perjalanan kapal atau trip penyeberangan mencapai 220 trip dalam satu hari.

Total penumpang yang menyeberang dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada periode tersebut mencapai 37.877 orang.

Jumlah tersebut didominasi kendaraan roda dua yang mencapai 6.066 unit. Selain itu terdapat pula kendaraan roda empat sebanyak 3.573 unit.

Untuk kendaraan angkutan logistik, tercatat sebanyak 2.154 unit truk turut menyeberang dari Bali menuju Jawa. Sementara itu jumlah bus yang menyeberang tercatat sebanyak 383 unit.

Jika ditotal secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada H-8 mencapai 12.176 unit kendaraan.

Hampir 100 Ribu Penumpang Sejak H-10

Jika dihitung sejak H-10 hingga H-8 Lebaran, total penumpang yang telah menyeberang dari Bali menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk tercatat mencapai 97.572 orang.

Sedangkan total kendaraan yang telah menyeberang pada periode yang sama mencapai 31.045 unit.

Angka tersebut menunjukkan tren peningkatan mobilitas masyarakat menjelang periode mudik Lebaran 2026 serta menjelang penutupan sementara aktivitas di Bali saat Hari Raya Nyepi.

Dengan tingginya volume kendaraan yang terus bertambah, pihak pengelola pelabuhan mengimbau masyarakat untuk memperhitungkan waktu perjalanan dengan baik.

Pemudik juga diminta memantau perkembangan arus penyeberangan sebelum berangkat agar tidak terjebak antrean panjang menuju Pelabuhan Gilimanuk. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#antrean Pelabuhan Gilimanuk #arus mudik gilimanuk 2026 #penyeberangan Gilimanuk Ketapang #data penumpang gilimanuk #mudik Bali Jawa 2026