Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ular Sanca 3,5 Meter Masuk Permukiman Warga Blimbingsari Banyuwangi, Damkarmat Evakuasi Dini Hari

Zamrozi Wahyu • Sabtu, 14 Maret 2026 | 04:30 WIB

Petugas Damkarmat mengevakuasi ular sanca dari kawasan permukiman warga di Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari pada Kamis (12/3).
Petugas Damkarmat mengevakuasi ular sanca dari kawasan permukiman warga di Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari pada Kamis (12/3).

RADARBANYUWANGI.ID – Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) kembali harus berjibaku dengan satwa liar yang masuk ke permukiman warga.

Kali ini seekor ular sanca berukuran besar ditemukan menyusup di area perkampungan warga di wilayah Dusun Krajan, Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.

Ular piton sepanjang sekitar 3,5 meter tersebut diketahui bersembunyi di celah sempit antara tembok rumah warga dan tembok masjid setempat.

Posisi ular yang berada di ruang sempit sempat menyulitkan petugas saat hendak melakukan evakuasi.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis dini hari (12/3). Tim rescue Damkarmat Banyuwangi menerima laporan warga sekitar pukul 02.32 WIB.

Photo
Photo

Kepala Seksi Humas Damkarmat Banyuwangi, Muamar Kadafi menjelaskan, laporan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Hazmi (41), yang melihat langsung keberadaan ular tersebut di dekat rumahnya.

Hazmi merasa khawatir karena reptil berukuran besar itu berada di lingkungan permukiman yang cukup padat.

Apalagi lokasinya berada di sela tembok rumah dan bangunan masjid yang sering dilalui warga.

“Pak Hazmi khawatir dengan keselamatan warga sekitar sehingga segera meminta bantuan kepada petugas,” ujar Kadafi.

Setelah menerima laporan tersebut, tim rescue Damkarmat Banyuwangi segera mempersiapkan berbagai peralatan pendukung untuk proses evakuasi.

Peralatan yang dibawa di antaranya senter, sarung tangan khusus, serta penjepit ular yang biasa digunakan untuk menangani reptil berbahaya.

Petugas kemudian berangkat menuju lokasi menggunakan mobil rescue Taruna milik Damkarmat Banyuwangi.

“Begitu menerima laporan, tim langsung menyiapkan peralatan dan berangkat ke lokasi untuk melakukan penanganan,” jelas Kadafi.

Sesampainya di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan penyisiran dan memastikan posisi ular yang bersembunyi di celah tembok.

Karena ruang gerak yang sempit, proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati agar tidak membahayakan petugas maupun warga sekitar.

Selain itu, petugas juga harus memastikan ular tidak melarikan diri ke area permukiman lain yang lebih padat.

Proses evakuasi pun berlangsung cukup menantang. Petugas harus menggunakan penjepit khusus untuk menarik ular keluar dari celah tembok sempit tersebut.

“Proses evakuasi berlangsung sekitar satu setengah jam hingga akhirnya ular berhasil diamankan,” terang Kadafi.

Setelah berhasil dikeluarkan dari celah tembok, ular sanca tersebut kemudian dimasukkan ke dalam wadah khusus untuk selanjutnya dibawa ke Markas Komando (Mako) Damkarmat Banyuwangi.

Petugas memastikan proses penanganan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan warga sekaligus menjaga agar satwa tersebut tidak terluka.

Menurut Kadafi, setelah diamankan di Mako Damkarmat Banyuwangi, ular tersebut tidak akan dipelihara atau ditahan terlalu lama.

Petugas akan melepasliarkan kembali hewan tersebut ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman warga.

“Hewan tersebut nantinya akan dilepaskan ke habitat yang aman dan jauh dari permukiman penduduk,” pungkasnya.

Kemunculan ular sanca di area permukiman warga bukan kali pertama terjadi di Banyuwangi. Biasanya, satwa liar seperti ular masuk ke kawasan pemukiman karena mencari makanan atau habitatnya terganggu.

Damkarmat Banyuwangi pun mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan satwa liar berbahaya di sekitar rumah.

Dengan demikian, petugas dapat segera melakukan penanganan sehingga tidak membahayakan warga sekitar. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#ular piton permukiman warga #Dusun Krajan Sukojati #Damkarmat Banyuwangi evakuasi ular #ular sanca Banyuwangi #evakuasi ular Blimbingsari